Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Mobil Terbalik di Sawah Jadi Tontonan Warga Tampaksiring
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Apes dialami sebuah mobil taksi online Daihatsu Xenia warna putih DK 1442 AB. Mobil berpenumpang WNA perempuan asal Afrika ini nyemplung dalam posisi terbalik di sawah wilayah Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kamis (21/1).
Informasi dihimpun, kejadian tersebut terjadi saat subuh sekitar pukul 04.30 WITA. Mulanya, mobil yang dikemudikan Nanang Subagio, 51, asal Banyuwangi ini melaju dari arah Ubud (utara) ke selatan. Begitu belok kiri pada pertigaan Banjar Sala, diduga ban kanan mobil terpleset ke area sawah. Seketika mobil langsung terbalik.
Sopir dan penumpang WNA selamat. Penumpang yang belakangan diketahui bernama Suzah tinggal sementara di Guest House Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Tampaksiring. Kondisi korban sehat, namun belum bisa dimintai keterangan. Kapolsek Tampaksiring, AKP I Wayan Sujana ketika dikonfirmasi mengatakan kejadian tersebut tidak dilaporkan.
"Tidak ada korban luka. Keduanya selamat. Antara penumpang dan sopir sudah damai tidak ada permaslahan," jelasnya.
Hingga pukul 15.00 WITA, mobil terbalik ini masih teronggok di TKP. Mobil dalam kondisi terbalik ini pun menjadi tontonan warga. Bahkan cukup banyak pengendara yang sengaja berhenti hanya sekedar melihat kondisi mobil.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1678 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1197 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 900 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 822 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 613 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun