Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 25 Agustus 2026
Molnupiravir Dapat Izin BPOM Jadi Obat Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan sudah memberikan lampu hijau terkait izin penggunaan darurat (EUA) obat virus corona (Covid-19) produksi perusahaan farmasi Merck, Molnupiravir.
Meski demikian, Kepala BPOM Penny K Lukito belum membeberkan detail BPOM mengeluarkan EUA obat yang diklaim ampuh mengurangi perburukan kondisi kesehatan pasien Covid-19 tersebut.
"Obat Molnupiravir sudah dapat EUA," kata Penny kepada wartawan, Senin (10/1) dikutip dari cnnindonesia.com.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menyatakan bahwa obat alternatif Covid-19 Molnupiravir tiba di Indonesia pada Senin (3/1) lalu. Kendati demikian, obat Molnupiravir itu menurutnya akan disimpan terlebih dahulu untuk dipersiapkan jika terjadi lonjakan kasus Covid-19.
Budi mengatakan, berdasarkan penelitian, Molnupiravir mampu memberikan proteksi sebesar 50 persen, namun hasil terkini bergeser ke 30-40 persen.
Selain Molnupiravir, Budi juga mengaku pihaknya juga telah membeli obat Covid-19 besutan Pfizer, Paxlovid yang diklaim bisa mencegah tingkat kematian hingga 90 persen dan mengurangi potensi rawat inap hingga 70 persen.
Mantan wakil menteri BUMN itu menambahkan, obat Paxlovid juga dijadwalkan akan didatangkan pada bulan ini.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4664 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2477 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2111 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1733 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1160 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun