Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Momen Nataru, Harga Tiket Pesawat Jakarta-Bali Termurah Tembus Rp1 Juta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Harga tiket pesawat khususnya untuk destinasi wisata unggulan seperti Bali saat momen libur Natal dan Tahun Baru melambung tiggi.
Dari penelusuran di online travel agent (OTA) seperti Tiket.com, harga tiket pesawat Jakarta-Bali di akhir tahun ini sudah tidak ada yang di angka ratusan ribu, melainkan minimal di Rp 1 jutaan.
Misalnya untuk penerbangan Minggu (17/12/23), penerbangan termurah yakni menggunakan NAM Air dengan total pembayaran Rp 1.154.160 melalui rute CGK (Cengkareng)-DPS (Denpasar).
Sementara jika ingin bepergian H-1 Natal yakni 24 Desember, tiket termurahnya yakni Rp 1.372.840 menggunakan Super Air Jet rute CGK-DPS.
Hingga akhir tahun tepatnya di tanggal 31 Desember, harga tiket Jakarta-Bali masih di atas Rp 1 jutaan. Banderol termurahnya ada pada maskapai Pelita Air rute CGK-DPS dengan harga Rp 1.204.000.
Harga tiket mulai turun ketika sudah masuk 1 Januari 2024, dimana banderol termurahnya yakni Rp 955.354 menggunakan Air Asia rute CGK-DPS.
Memasuki Januari 2024, harga tiket rute tersebut mulai melandai, bahkan pada akhir bulan yakni 30 Januari 2023 harganya ada pada Rp 800.162. Maskapainya menggunakan TransNusa rute CGK-DPS. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4134 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1415 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 751 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun