Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Mudik Lebaran, Puncak Penyeberangan di Padangbai Diprediksi H-5
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Arus mudik Lebaran melalui Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem diperkirakan mulai memuncak pada H-5 Hari Raya Idulfitri atau sekitar 16 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak pelabuhan telah menyiapkan hingga 20 kapal penyeberangan menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.
Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Pengelola Transportasi Darat Pelabuhan Padangbai, I Ketut Sugiartono, mengatakan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-5 hingga H-4 Lebaran, yakni tanggal 16-17 Maret 2026.
“Prediksi ini berdasarkan pola arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya, meskipun situasi di lapangan tentu bisa berubah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, pada H-3 Lebaran masyarakat Bali akan melaksanakan Tawur Agung Kesanga yang identik dengan pawai ogoh-ogoh di berbagai wilayah. Kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan sehingga kemungkinan besar pemudik akan memilih berangkat lebih awal.
Selain itu, pada H-2 Lebaran juga bertepatan dengan Hari Raya Nyepi di Bali yang menyebabkan seluruh aktivitas, termasuk transportasi, berhenti sementara.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak pelabuhan telah menyiapkan beberapa skema penyeberangan. Dalam kondisi normal, penyeberangan dilakukan dengan 13 trip kapal setiap harinya.
Namun apabila terjadi peningkatan jumlah penumpang, jumlah trip akan ditambah menjadi 17 trip dengan mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan penumpang. Jika terjadi lonjakan signifikan, seluruh armada kapal akan dioperasikan sehingga penyeberangan dapat mencapai hingga 20 trip.
“Penambahan trip ini dilakukan untuk mengurai kepadatan di pelabuhan sekaligus meminimalisir antrean kendaraan menuju kawasan Pelabuhan Padangbai,” jelasnya.
Selama periode arus mudik, sejumlah pos pelayanan juga akan didirikan di sekitar kawasan pelabuhan oleh instansi terkait. Pos tersebut disiapkan untuk memberikan informasi kepada penumpang serta layanan kesehatan bagi masyarakat yang akan melakukan penyeberangan.
Pihaknya juga berharap kondisi cuaca selama arus mudik Lebaran tahun ini tetap bersahabat. Meski demikian, operasional penyeberangan tetap akan mengikuti rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika apabila terjadi potensi cuaca ekstrem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3851 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang