Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Musim Hujan, Saluran Pipa Perumda TAB Tertimpa Longsor
BERITABALI.COM, TABANAN.
Memasuki musim hujan membuat saluran pipa air Perumba Tirta Amertha Buana (TAB) mengalami longsor. Sehingga layanan air bersih pada pelanggannya terganggu.
Selain itu, pengolahan air permukaan juga sempat tersendat karena keruhnya air sungai yang menjadi sumber air baku.
“Longsor sempat terjadi Gadungan pada Senin, (10/10). Tapi sudah diatasi oleh tim teknis,” kata Kasubag Humas Perumda TAB I Wayan Agus Sanjaya Selasa, (11/10).
Baca juga:
Kandang Sapi di Gianyar Tertimpa Pohon
Untuk pengolahan air permukaan yang sempat terkendala karena kekeruhan air sungai disebabkan hujan terjadi di instalasi pengolahan air Nyanyi, Telaga Tunjung dan Lalang Linggah, Selemadeg Barat. Ketika air baku keruh, pompa yang ada tidak dapat bekerja secara optimal.
“Terpakasa kami hentikan beberapa menit. Kami imbau juga pelanggan tetap menampung air bersih karena sewaktu-waktu bisa mengalami gangguan,” ujarnya.
Ketika musim hujan gangguan yang biasa terjadi adalah pipa terkena longsor itu banyak di Kecamatan Baturiti, Pupuan, dan Selemadeg.
Sementara itu, saat ini layanan Perumda TAB sudah mencapai 60.754 SR sampai September 2022. Dengan tambahan target sambungan tahun ini 2022 sebanyak 1.300 SR.
“Kontrol terhadap gangguan terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat langsung ditangani ketika ada gangguan. Petugas lapangan juga disiagakan secara optimal agar bisa segera menindaklanjuti keluhan yang dialami pelanggan,” ujar Agus.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 477 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 320 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan