Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Nasi Bakar Kapok Lombok, Yang Tidak Bikin Kapok
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di Denpasar, sebuah warung nasi bakar menawarkan menu nasi bakar yang unik dan berbeda, yang disebut dengan Nasi Bakar Kapok Lombok. Nasi bakar dengan menunya yang serba pedas justru digemari dan tidak membuat kapok pengunjung yang datang ke warung ini.
Warung Nasi Bakar Kapok Lombok terletak di Jln. Diponogoro,
Denpasar, Bali. Warung yang buka dari jam 6 sore hingga 10 malam ini, merupakan satu-satunya warung di Denpasar yang menawarkan nasi bakar yang gurih dengan sensasi rasa super pedas.
Selain rasa nasi bakar yang gurih, ciri khas warung ini terletak pada lauknya yang serba pedas dan menggugah selera. Mulai dari Oseng-Oseng Mercon Pedas, Bakso Bakar Pedas, dan tentu saja Sambal Lombok-nya yang super pedas. Rasanya emang pedas, tapi gak tau ya, kok malah bikin ketagihan, kata Lilik, salah seorang penikmat Nasi Bakar Kapok Lombok, sambil mengusap keringat didahinya.
Pembuatan Nasi Bakar Kapok Lombok diawali dengan memberi bumbu khusus pada nasi yang sudah dimasak. Kemudian nasi dibungkus dengan daun pisang lalu dibakar selama kurang lebih 15 menit. Menurut pemilik warung, Dion, nasi bakar ini berbeda dengan nasi bakar lainnya karena rasanya yang super pedas dan aromanya yang khas.
Meski sudah kepedesan, tapi orang yang makan tidak memiliki niat untuk berhenti mencicipinya. Dan bagi yang sudah mencoba nasi ini, seakan-akan tidak pernah merasa kapok untuk datang lagi kesini, jelas Dion, ketika ditanyai tentang arti nama warungnya yang unik.
Harga seporsi Nasi Bakar Kapok Lombok buatannya berkisar antara 4 ribu hingga 10 ribu Rupiah, tergantung jenis lauk yang dipilih. Warung yang baru buka 3 bulan lalu ini, kini bisa menjual 150 bungkus Nasi Bakar Kapok Lombok dengan penghasilan rata-rata sebesar 1,5 juta Rupiah per malam. (ags)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3676 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1350 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1229 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1021 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun