Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Nasib Warga Hongkong Belum Jelas
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang turis asal Hongkong, MS Young Saufung (24), yang dikabarkan hilang terseret arus saat mengikuti wisata rafting di sungai Telaga Waja, Sidemen, Senin (18/2) kemarin, hingga hari ini, nasib turis berjenis kelamin laki-laki itu masih belum diketahui.
Sampai berita ini di-online-kan, Tim SAR dari Brimob Polda Bali masih melakukan penyisiran di sepanjang alur sungai. Upaya pencarian juga melibatkan sukarelawan dari lima pengelola jasa rafting di kawasan tersebut dan warga setempat, Selasa (19/2).
“Tim masih berupaya melakukan pencarian. Kondisi korban belum berani kita pastikan,” jelas Kapolres Karangasem, AKBP Istiyono, yang terlibat langsung dalam proses pencarian korban.
Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 13.30, korban dan tiga rekannya yakni Cheung Kai Chi, Kwan Ching Aan dan Lau Shui Fong mengambil start dari hulu sungai Telaga Waja di wilayah Rendang. Mereka dipandu seorang guide lokal asal Dusun Dangin Pasar, Rendang, Wayan Budi Artana (21).
Memasuki Sungai Sangkan Gunung di wilayah Sidemen, tiba-tiba turun hujan lebat disertai petir. Melihat kondisi tersebut, Budi Artana mengingatkan korban dan ketiga temannya berpegangan pada tali yang ada di perahu karet.
Budi Artana berusaha menepikan perahu karetnya. Namun sayang, tiba-tiba saja dari arah hulu datang air bah menghantam perahu karet tersebut. Terjangan air yang dahsyat membuat perahu karet terbalik.
Budi Artana yang sempat tertimpa perahu dan tiga tamunya berhasil menggapai bibir sungai. Namun tidak demikian dengan korban. Laki-laki itu langsung lenyap terbawa arus sungai.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, polisi memeriksa beberapa saksi termasuk sang pemilik usaha rafting dan Budi Artana. Dalam keterangannya, Budi Artana mengatakan sebelum start segala prosedur keamanan telah ditempuh.“Kami sudah berikan pelatihan singkat. Mereka juga sudah pakai jaket pelampung dan helm,” terangnya.
Kejadian yang menimpa turis Hongkong itu ternyata tak mempengaruhi kegiatan rafting di Telaga Waja. Pihak kepolisian juga belum mengeluarkan instruksi penghentian aktivitas wisata di sungai tersebut.“Mudah-mudahan korban cepat bisa kita temukan,” tandas Kapolres Istiyono.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan