Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
Nelayan di Karangasem Terima Bantuan 1.081 Unit Mesin Bertenaga Gas LPG
Selasa, 30 Oktober 2018,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Deputi bidang sumber daya alam dan jasa Kemenko Kemaritiman Ir Agung, Kuswandono,M A menyerahkan 1.081 unit paket mesin perahu yang terdiri dari converter kit, mesin long tail dan 2 buah tabung LPG kepada para Nelayan yang ada di Kabupaten Karangasem, Selasa (30/10).
[pilihan-redaksi]
Penyerahan mesin dengan bahan bakar Gas LPG ini dilakukan di Pantai Bias Putih, Desa Bugbug, Karangasem. Didampingi oleh Asisten Amalyos, para Nelayan langsung melakukan uji coba dengan memasang mesin bertenaga 6,5 PK tersebut di perahu milik salah satu nelayan.
Penyerahan mesin dengan bahan bakar Gas LPG ini dilakukan di Pantai Bias Putih, Desa Bugbug, Karangasem. Didampingi oleh Asisten Amalyos, para Nelayan langsung melakukan uji coba dengan memasang mesin bertenaga 6,5 PK tersebut di perahu milik salah satu nelayan.
Menurut Amin Ben Gas penemu mesin berbahan bakar Gas LPG yang juga sebagai seorang nelayan ini mengatakan, untuk pemakaian Gas sebagai alternatif bahan bakar awalnya didasari oleh kondisi di tempat tinggalnya yang sulit mendapatkan bahan bakar. Dari sanalah muncul ide untuk mengubah bahan bakar dari BBM ke Gas LPG. Setelah berjalan rupanya penemuannya itu sukses dan terbukti jauh lebih efisiensi dalam penggunaan bahan bakar.
"Untuk 1 buah tabuh LPG, setara dengan penggunaan BBM 15 liter," ujarnya.
Selain irit, penggunaan Gas sebagai bahan bakar dari segi keamanan dipandang lebih baik ketimbang menggunakan minyak. Tenaga yang dihasilkanpun tak kalah dengan BBM, bahkan ketika menghidupkan mesin juga jadi lebih enteng tidak perlu susah payah.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, Deputi bidang sumber daya alam dan jasa, Kemenko Kemaritiman, Kuswandono mengatakan dengan pembagian motor tempel dan tabung gas ini biaya oprasional para Nelayan bisa ditekan sehingga bisa tetap melaut dengan sedikit biaya.
Sementara itu, Deputi bidang sumber daya alam dan jasa, Kemenko Kemaritiman, Kuswandono mengatakan dengan pembagian motor tempel dan tabung gas ini biaya oprasional para Nelayan bisa ditekan sehingga bisa tetap melaut dengan sedikit biaya.
Menurut salah satu Nelayan penerima bantuan asal Desa Seraya, Komang Dana, untuk kebutuhan sekali melaut dirinya perlu biaya 40 ribu atau 4 liter Bensin. Dengan biaya sebesar itu tentu untuk menutupi biaya oprasional cukup sulit, bahkan terkadang tidak ada hasil sama sekali.
Nah jika diakumulasikan sesuai dengan perhitungan 1 tabung gas setara dengan 15 liter BBM, maka hitungannya 1 tabung bisa untuk 3 kali melaut itu pun masih tersisa. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1259 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 977 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 805 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026