Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Nelayan Gilimanuk Temukan Jasad Mengambang di Perairan Batu Licin
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua nelayan dari Gilimanuk menemukan sesosok tubuh mengambang yang belum diketahui identitasnya, Senin (06/01/2025) sekitar pukul 13.30 WITA saat mencari udang di perairan Batu Licin, Prapat Agung, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak Buleleng.
Ahya (40) dan Ahmadi (40), keduanya warga Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana melihat tubuh korban mengambang hingga kemudian menghubungi anggota Polairud Gilimanuk, kemudian berkoordinasi dengan anggota Sat Polairud Polres Buleleng di pos Teluk Terima.
“Anggota Sat Polairud Gilimanuk, mendapat laporan dari nelayan telah ditemukan mayat di wilayah perairan Prapat Agung, Batu Licin dan menghubungi anggota jaga pos Polairud Teluk Terima,” ungkap Kasat Polairud Polres Buleleng, AKP Putu Edy Sukaryawan.
Upaya evakuasi dilakukan nelayan bersama Polairud Polres Buleleng, namun pada tubuh korban tidak ditemukan identitas dan hanya mendapatkan uang tunai Rp600 ribu di sebuah dompet.
“Tidak ada identitas, jadi Mr.X. Korban masih dalam pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Gerokgak 2 dan masih pemeriksaan Team INAFIS Polres Buleleng untuk mencari sidik jari mayat untuk mengetahui identitas korban,” ujar AKP Edy Sukaryawan.
Mayat tanpa identitas yang ditemukan itu kemudian dititipkan di Ruang Jenazah RSUD Kabupaten Buleleng setelah dievakuasi dan diangkut mobil Ambulance PMI Kabupaten Buleleng.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1240 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 964 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 795 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 723 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik