Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Nelayan Tewas Terlentang di Atas Jukung
Les
BERITABALI.COM, BULELENG.
tewas nelayanKelompok Nelayan di Desa Les Kecamatan Tejakula Buleleng digegerkan dengan penemuan sesosok mayat manusia, yang tewas terlentang di atas sebuah jukung atau perahu.
Penemuan mayat di atas sebuah jukung di perairan Desa Les, berawal saat Made Merta (45) dan Wayan Redana (50), warga Dusun Pengumbahan, Desa Les, Sabtu (21/3) pagi akan melaut.
Mereka kemudian menemukan sebuah jukung (perahu nelayan) ditemukan mengapung. Saat didekati mereka melihat sosok tubuh manusia terlentang dan tidak bernyawa.
Penemuan mayat di atas jukung tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua Kelompok Nelayan dan kemudian diteruskan ke Polsek Tejakula. Evakuasi kemudian dilakukan dengan menarik jukung ke Pantai Desa Sambirenteng.
“Awalnya saya berdua curiga melihat ada jukung tanpa orang di laut, kemudian kami dekati dan ada orang yang terlentang di atas jukung tersebut, namun sudah meninggal dunia sehingga saya lapor ke ketua kelompok,” ungkap Merta dan Redana.
Berdasarkan identifikasi yang dilakukan polisi bersama tim medis Puskesmas Tejakula, mayat laki-laki yang juga nelayan tersebut diketahui bernama I Ketut Tinggal (50), warga Desa Bondalem Kecamatan Tejakula.
“Berdasarkan ciri-ciri dan keterangan keluarga, korban kita ketahui bernama I Ketut Tinggal yang sehari-hari sebagai nelayan. Korban meninggal dunia untuk sementara diperkirakan akibat penyakitnya kambuh saat melaut,” ujar Kapolsek Tejakula, AKP. Nyoman Adnyana Putra.
Selain memeriksa tubuh korban Ketut Tinggal secara medis, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya sebuah jaring, dua buah lampu petromak, sebuah mesin tempel, sebuah penangkap ikan dan beberapa ekor ikan hasil tangkapan.
” Kita duga korban sudah melaut dan mencari ikan, namun tiba-tiba sakitnya kambuh hingga tidak ada yang menolong karena korban sendirian melaut dan akhirnya meninggal dunia,” papar Adnyana Putra.
Dari hasil pemeriksaan secara medis pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Setelah mendapatkan keterangan dari keluarga korban, diduga kuat tewasnnya I Ketut Tinggal akibat penyakit hipertensi dan asam uratnya kambuh. Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik