Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Nenek Paksa Cucu Tenggak Wiski Hingga Meninggal Dunia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Siapa sangka, orang terdekat malah menjadi orang yang membuat seorang balita meregang nyawa. Dalam hal ini, seorang anak perempuan berusia empat tahun meregang nyawa di tangan neneknya sendiri.
Anak lugu tersebut diduga dipaksa sang nenek menenggak sebotol wiski hingga meninggal dunia. Nenek berusia 53 tahun, Roxanne Record diringkus polisi atas perbuatannya.
Roxanne disebut memberikan lebih dari setengah lebih botol wiski pada cucunya, yakni China Record. Kadjah Record, ibu dari sang anak gagal menghentikan perbuatan Roxanne Rocord tersebut.
Hal ini membuat China Record meninggal dengan kadar alkohol dalam darah mencapai 0.68 padahal untuk orang dewasa aja legalnya adalah 0.08 untuk tetap bisa berkendara.
Menurut keterangan kepolisian, Roxanne tak bisa menahan amarah pada cucunya lantaran bocah 4 tahun itu menyesap sedikit wiski. China Record dilaporkan sempat dimasukkan ke bak mandi namun tetap merespons hingga meninggal dunia.
Kantor Koroner Paroki Baton Rouge Timur mengatakan penyebab kematiannya China Record adalah keracunan alkohol akut. Atas kematian bocah malang tersebut, baik nenek maupun sang ibu masih dalam pemeriksaan di kepolisian.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4436 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1550 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 939 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun