Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Nyalakan Kembang Api, Gaun Pengantin Terbakar Tanpa Sadar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pada sebuah resepsi pernikahan, berbagai perayaan memang biasa dilakukan. Salah satunya dengan peyalaan kembang api.
Namun tanpa disangka, penyalaan kembang api bisa mengancam hari bahagia. Seperti yang dialami oleh sepasang pengantin ini.
Pada video yang diunggah oleh akun @echyrisya, terlihat pengantin tengah berpelukan. Disekitarnya ada kembang api yang dinyalakan.
Mulanya para tamu bersorak dengan ramainya kembang api yang menyala. Namun tanpa disadari, ada api menyulut di gaun pengantin perempuan.
"Detik-detik baju pengantin wanita terbakar," tulis akun tersebut.
Setelah api di gaun mulai terlihat beberapa orang yang hadir kemudian berbondong-bondong mematikan api di ekor gaun.
Meskipun membuat panik, namun pengantin dipastikan baik-baik saja.
"Alhamdulillah untuk adikku enggak kenapa-kenapa," imbuhnya.
Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Jangan pernah main-main dengan api, bahaya bisa menimbulkan bencana kebakaran," komentar warganet.
"Harusnya bisa juga di panggung pengantin nya," imbuh warganet lain.
"Tombol ganti baru baju pengantin," tulis waranet di kolom komentar.
"Itulah kenapa kembang api dan petasan dilarang, tapi tetap saja digunakan," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4725 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2533 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1790 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun