Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Nyoman Darmanta Pejabat Pusat Asal Gianyar Jadi Tersangka KPK, Ini Daftar Asetnya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Nyoman Darmanta selaku Sekretaris Badan Perencanaan Pengembangan Kementerian Tenaga Kerja (Barenbang Kemenaker) ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi.
Pejabat Tinggi Pratama asal Desa Sidan, Kecamatan Gianyar itu membuat kaget keluarga di Sidan.
Adik dari Nyoman, yakni Wayan Prayana mengaku tidak menyangka Nyoman bisa dijerat KPK. "Kami keluarga shock. Kami kaget," ujarnya, Selasa (22/8/2023).
Keluarga tidak tahu apa yang menjadi masalah. "Kalau tidak salah, tahun 2012 ada persoalan. Itu sudah lama, kami tidak tahu persis. Kami tunggu keterangan resmi dari KPK," jelas dia.
Nyoman merupakan anak ketiga dari enam bersaudara. Selama tugas di Kemenaker, Nyoman tinggal di rumah lantai III kompleks elit Taman Kota Blok B2 Nomor 9, Bekasi Timur, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi Nyoman terjerat dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Berdasarkan data e-LHKPN, total harta kekayaan Nyoman Darmanta pada tahun 2022 sebesar Rp7,31 miliar, terdiri dari tanah dan bangunan di Bekasi senilai Rp 1,65 miliar.
Nyoman juga memiliki tiga bidang tanah warisan di Gianyar senilai masing-masing Rp 2 miliar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 795 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 734 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 385 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 341 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 329 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun