Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Objek Misterius Ditemukan di Kedalaman 49 Meter Selat Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Memasuki hari kedelapan operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, tim SAR gabungan masih berjibaku menghadapi ganasnya cuaca di Selat Bali.
Cuaca buruk, angin kencang, hingga gelombang tinggi menjadi tantangan serius bagi pencarian yang terus berlangsung hingga, Rabu (9/7/2025).
Berdasarkan data BMKG, perairan Selat Bali hari ini diselimuti awan tebal, angin berhembus kencang dengan kecepatan 4–25 knot, gelombang laut mencapai 4 meter, serta arus bawah laut mencapai 2,4 m/s.
Meski kondisi tidak bersahabat, SRU underwater yang diawasi oleh Danguspurla Koarmada II, tetap melanjutkan observasi bawah air.
Kamera bawah laut diturunkan hingga kedalaman 35 meter, namun arus kuat menyeret perangkat hingga hilang kontak.
Meski demikian, sempat terekam objek mencurigakan di kedalaman 48–49 meter, yang kini menjadi titik fokus pencarian selanjutnya.
"Sebelum kamera hanyut, kita sempat mendapatkan gambaran objek di kedalaman sekitar 49 meter. Ini akan kami tindak lanjuti lebih dalam," ujar Danguspurla bersama Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R. Eko Suyatno, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/7/2025).
Dirinya menyampaikan, sampai sore hari, belum ada penambahan korban ditemukan, baik dari SRU laut yang menyisir sektor selatan maupun SRU darat yang menyisir sepanjang pesisir Banyuwangi.
Di Posko Gabungan ASDP Ketapang, suasana haru masih menyelimuti keluarga korban. Polres Banyuwangi bersama Pemkab setempat terus memberikan layanan trauma healing bagi mereka yang menanti kabar kerabat tercinta.
"Hari ini, satu dari dua jenazah yang ditemukan berhasil teridentifikasi. Berdasarkan keterangan tim DVI Sidokkes Polresta Banyuwangi dan Biddokkes Polda Jatim, jenazah tersebut adalah Putu Mertayasa (43), warga asal Buleleng, Bali," ujarnya.
Dirinya menyebutkan, dengan tambahan ini, total korban yang ditemukan dari 65 penumpang berjumlah 42 orang, dengan rincian 30 selamat dan 12 meninggal dunia. Masih terdapat 23 korban yang belum ditemukan.
"Operasi hari kedelapan ini melibatkan kekuatan penuh dari unsur SAR nasional dan daerah, termasuk BASARNAS, Koarmada II, POLRI, TNI, BMKG, BPBD, hingga relawan SAR dan nelayan lokal yang terus bahu-membahu dalam pencarian," paparnya.
Dirinya menambahkan, pencarian akan terus dilanjutkan esok hari, dengan harapan titik terang dari objek yang sempat terekam kamera dapat menguak misteri keberadaan korban lain yang masih hilang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5851 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4603 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan