Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
OJK Wanti-Wanti Perbankan Tidak Latah Kucurkan Kredit Tanpa Mitigasi Risiko
BERITABALI.COM, BADUNG.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali mencatat realisasi kredit termasuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) selama periode Januari hingga Mei 2024 mencapai Rp219,54 triliun atau tumbuh 10,69% jika dibandingkan periode yang sama 2023 mencapai Rp 198 triliun.
Selanjutnya kecukupan modal BPR tercermin dari likuiditas (Cash Ratio atau CR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) Mei 2024 mencapai 15,50 persen dan 36,73% atau di atas ambang batas 5% dan 12%.
"Tingginya permodalan perbankan mampu menyerap potensi risiko dihadapi," ungkap Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu, Kamis (8/8/2024) di Nusa Dua, Badung.
Dirinya mengharapkan agar perbankan tidak latah dalam kucuran kredit tanpa memperhatikan kemampuan dan mitigasi risiko yang cukup.
"Biasanya kredit konsumtif kemudian karena lagi booming, ikut-ikutan beralih ke kredit konstruksi, padahal kapasitas, sumber daya manusia dan manajemen risiko tidak memadai. Bukannya diversifikasi, tapi malah menjadi kredit bermasalah,” paparnya.
Lebih lanjut, kata dia, diversifikasi kredit dibutuhkan mengingat situasi ekonomi global sedang tidak baik, dipengaruhi kondisi geopolitik belum stabil diantaranya geopolitik Rusia-Ukraina yang belum tuntas, Timur Tengah, Bangladesh hingga London.
"Kondisi tersebut berdampak terhadap mitra dagang Indonesia yang perekonomiannya belum cerah," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan