Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Oknum Jaksa Diduga Tipu Peserta CPNS Ratusan Juta Rupiah
BERITABALI.COM, NTB.
EP, oknum jaksa yang berdinas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB dilaporkan ke Polresta Mataram. Pasalnya, EP diduga melakukan penipuan dalam kasus rekrutmen CPNS di lingkup Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) NTB.
Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan korban penipuan oknum Jaksa dengan inisial EP.
"Korbannya adalah ME, warga Kuripan, Kabupaten Lombok Barat," kata Kompol Kadek Adi, Senin (27/12).
Berawal di rumah dinas Kejati NTB, korban menyerahkan uang muka Rp60 juta kepada oknum Jaksa EP pada pertengahan 2019 lalu. Adapun total korban menyerahkan uang kepada terlapor sebanyak Rp160 juta. Uang itu diserahkan secara bertahap.
Selang sebulan setelah menyerahkan uang muka, terlapor kembali meminta uang Rp 50 juta dengan alasan agar SK cepat diproses dan segera keluar.
Beberapa bulan kemudian terlapor kembali meminta uang ke korban dengan nominal Rp 50 juta, dengan alasan agar korban tidak terlalu banyak bebannya nanti ketika SK sudah keluar.
Tidak lama setelah itu turun pengumuman kelulusan CPNS di Kanwil Kemenkumham NTB. Dari daftar peserta yang lulus ternyata tidak ada nama korban. Atas hal itu korban meminta uangnya kembali kepada terlapor.
Hanya saja terlapor tidak mempunyai itikad baik. Setelah beberapa upaya mediasi dilakukan, tetap tidak ada titik temu, sehingga korban melaporkan hal tersebut ke polisi.
Reskrim Polresta Mataram sudah mengagendakan memanggil para pihak untuk diklarifikasi. Baik itu pelapor, saksi-saksi hingga terlapor. Dan Senin (27/12) sudah mulai dilakukan pemeriksaan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 323 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 251 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 211 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun