Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Oknum Lurah Diduga Berbuat Asusila Mengaku Akan Jaga Kehormatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Oknum lurah di Bekasi berinisial RJ yang diduga melakukan tindakan asusila mengaku akan menjaga kehormatan. Dia meyampiakan hal itu usai mendapatkan pembinaan dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi.
RJ yang menjabat sebagai lurah di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan telah dimintai keterangan oleh BKPPD Kota Bekasi. Dia diduga melakukan tindakan asusila kepada penjaga warung kopi dengan meramas payudara dan memegang bagian tubuh lain di dalam kantornya.
Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi Sajekti Rubiah mengatakan, BKPPD Kota Bekasi memanggil RJ berdasarkan surat panggilan nomor 863/1631/BKPPD.PKA.
"Saudara RJ menyatakan kedepan akan selalu menjaga kehormatan diri, perilaku sebagai pegawai dan nama baik Pemerintah Kota Bekasi dengan tidak menimbulkan kegaduhan atau isu-isu negatif mengenai dirinya," ujarnya.
Dia menjelaskan, pada pemanggilan itu RJ memberikan keterangan kepada BKPPD kalau pemberitaan yang beredar tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.
"Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Bekasi telah melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan (RJ) berdasarkan Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Perilaku Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi," katanya.
Untuk diketahui, RJ dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan asusila. Dalam laporan tersebut disampaikan kalau RJ melakukan tindakan asusila dengan meremas payudara dan bagian tubuh penjaga warung kopi berinisial ER di kantornya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli