Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Oknum Pegawai Money Changer di Ubud Terekam Curi Uang Wisatawan Asing

Senin, 13 Oktober 2025, 12:53 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Oknum Pegawai Money Changer di Ubud Terekam Curi Uang Wisatawan Asing.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Aksi kecurangan oknum pegawai di sebuah money changer di Lingkungan Junjungan, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar, terekam kamera tersembunyi saat diduga berupaya menipu wisatawan asing (WNA) yang menukarkan uang sebesar 500 Euro.

Berdasarkan informasi yang dihimpun diketahui aksi kecurangan tersebut terjadi dan sempat viral di media sosial, Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 13.00 WITA.

Terduga pelaku diketahui Gede SDY, 20, asal Buleleng. Dalam pemeriksaan, ia mengakui saat WNA menghitung uang hasil penukaran senilai Rp9.475.000, dirinya diduga dengan sengaja menjatuhkan sekitar Rp2 juta ke dalam laci meja untuk mengurangi jumlah uang yang diterima wisatawan.

Aksi itu disadari oleh WNA dan terekam melalui kacamata berkamera yang digunakannya. WNA tersebut kemudian membatalkan transaksi dan meninggalkan lokasi.

Menindaklanjuti temuan itu, Kanit Intelkam Polsek Ubud Iptu I Nyoman Budiasa langsung melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan. Dan mengimbau seluruh pengelola money changer di wilayah Ubud agar tidak melakukan tindakan yang merugikan wisatawan, seperti manipulasi nilai tukar maupun pengurangan uang hasil transaksi. Ia menegaskan, money changer yang kedapatan curang akan diberikan peringatan tegas dan dapat diproses hukum.

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menertibkan money changer ilegal atau tidak berizin.

“Tindakan tidak jujur dari oknum money changer tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga mencoreng citra pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal,” tegasnya.

Kasus ini kini ditangani Unit Reskrim Polsek Ubud. Polisi juga mengimbau masyarakat agar melapor jika menemukan praktik penipuan serupa di tempat penukaran uang lainnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami