Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Omzet Dagang Lukisan di Monkey Forest Anjlok
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Krisis ekonomi global yang melanda dunia mulai berdampak pada sektor pariwisata di Bali. Pasca krisis global, omzet penjual lukisan di kawasan wisata Ubud Bali anjlok hingga lebih dari lima puluh persen.
Pedagang lukisan yang merasakan dampak lukisan ini antara para pedagang di jalan Monkey Forest Ubud. Sejak krisis global mula melanda dunia, omzet penjualan lukisan mereka perlahan mulai anjlok hingga lima puluh persen lebih.
Sebelum krisis, setiap harinya para pedagang mengaku rata-rata bisa menjual satu hingga dua lukisan berbagai ukuran. Lukisan yang laku terjual berharga Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta.
Setelah krisis global melanda dunia, turis asing yang melewati art shop atau toko seni di jalan Monkey Forest, sebagaian besar hanya melihat-lihat lukisan yang dipajang. Hanya sedikit turis asing yang membeli lukisan pedagang sebagai souvenir atau oleh-oleh.
“Turisnya sih banyak pak, tapi ndak ada yang belanja, ngakunya tidak punya uang untuk beli lukisan,” ujar Made Yoga, salah seorang penjual lukisan.
“Kalau ngomongin soal persentase, banyak pak persentase penurunan omzet kita, lima puluh persen lebih,” ujar Wayan Buana, penjual lukisan lainnya.
Karena sepinya pembeli, para pedagang lukisan lebih banyak menghabiskan waktu untuk membersihkan barang dagangan atau melukis. Para pedagang berharap perekonomian dunia segera membaik sehingga lukisan mereka kembali laris dibeli turis.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 259 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 180 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 153 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun