Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Orange Economy Padukan Kearifan Lokal dan Ekonomi Kreatif
Selasa, 26 Juni 2018,
01:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Menurut Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra prinsip Orange Economy adalah ekonomi kultural yang berinteraksi dengan ekonomi kreatif sehingga dapat masuk pada segala sektor.
[pilihan-redaksi]
“Semua sektor pembangunan bisa dikuatkan, berbasis kearifan lokal, ekonomi kreatif menjadi peluang baru seperti sekarang ini,” ungkapnya, Senin (25/6).
“Semua sektor pembangunan bisa dikuatkan, berbasis kearifan lokal, ekonomi kreatif menjadi peluang baru seperti sekarang ini,” ungkapnya, Senin (25/6).
Pembangunan di Kota Denpasar adalah pembangunan yang mengikutsertakan dan sekaligus memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat. Partisipasi masyarakat menjadi point penting dalam proses pembangunan menuju kesejahteraan dan kebahagiaan.
Pembangunan yang berkelanjutan dalam hal ini merangkul segala lini, khususnya ekonomi berbasis kearifan lokal yang menjadi kebijakan Pemerintah Kota Denpasar dibawah kepemimpinan Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra dengan Wakil Walikota IGN Jaya Negara yang juga dibingkai apik dalam konsep Orange Economy.
Kebijakan yang telah dilakukan mampu memberikan kemanfaatan kepada masyarakat Denpasar. Seperti dapat dilihat dalam capaian angka pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statistik) Kota Denpasar pada tahun 2017 mencapai 6,08% dan diperkirakan tahun 2019 mendatang akan mencapai 6,85%.
Lebih lanjut disampaikan ekonomi kreatif menjadi modal bagi Kota Denpasar untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Badan Ekonomi Kreatif Denpasar dan anak-anak muda kreatif yang berpeluang besar dalam mempercepat pembangunan. Peran pemerintah merupakan fasilitator yang berperan sangat penting. Berkaitan dengan hal itu, kota Denpasar yang telah memiliki modal, yaitu budaya dan generasi muda yang kreatif, tentunya menjadi bagian Orange Economy yang diperhitungkan.
"Maka kita seyogyanya dapat mengadopsi konsep-konsep ekonomi yang berkembang baik di nasional maupun internasional. Dan tentunya konsep-konsep ini sesuai dengan apa yang menjadi kriteria pembangunan kita. Dalam hal ini konsep ekonomi yang layak diadopsi untuk pembangunan Bali ke depan adalah orange economy," ungkap Rai Mantra.
[pilihan-redaksi2]
Ruang kreatif dan inovatif juga dihadirkan Pemkot Denpasar melalui berbagai event, seperti Denpasar Festival, Denpasar TIK Festival, Mahabandana Budaya, Petinget Rahina Tumpek Landep, Sanur Village Festival, Revitalisasi Pasar Tradisional, hingga menggelar lomba Wirausaha Muda Denpasar dan keberadaan Youth Park sebagai ruang kreativitas pemuda. Ciri khas dan dinamis Denpasar sebagai Kota Kreatif selama ini adalah berbasis budaya, kaya inovasi, dan bersinergi dengan perkembangan teknologi digital selaras dengan penguatan SDM berkualitas.
Ruang kreatif dan inovatif juga dihadirkan Pemkot Denpasar melalui berbagai event, seperti Denpasar Festival, Denpasar TIK Festival, Mahabandana Budaya, Petinget Rahina Tumpek Landep, Sanur Village Festival, Revitalisasi Pasar Tradisional, hingga menggelar lomba Wirausaha Muda Denpasar dan keberadaan Youth Park sebagai ruang kreativitas pemuda. Ciri khas dan dinamis Denpasar sebagai Kota Kreatif selama ini adalah berbasis budaya, kaya inovasi, dan bersinergi dengan perkembangan teknologi digital selaras dengan penguatan SDM berkualitas.
“Kami terus fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan yang berlandaskan ekonomi kreatif lewat penguatan berbagai kegiatan yang dilandasi kreativitas khususnya anak-anak muda,” tambahnya.
Sangat disadari bahwa pengembangan ekonomi kreatif adalah kolaborasi 3 pilar penggerak pembangunan (pemerintah, akademisi, swasta) untuk memajukan UKM Kota Denpasar. Terlebih program-program peningkatan produktivitas bagi pelaku usaha selalu digulirkan Pemerintah Kota Denpasar. Tak terkecuali berkaitan dengan fasilitasi akses terhadap lembaga keuangan, peningkatan sumber daya manusia, perluasan akses pasar dan pemanfaatan teknologi informasi, termasuk juga dengan menggandeng lembaga-lembaga lain seperti lembaga pendidikan maupun kerjasama dengan lembaga sosial masyarakat dan sektor swasta sebagai pilar-pilar penggerak pembangunan. (bbn/rlsdps/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8478 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5828 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3653 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2482 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026