Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pabrik Pengolahan Ikan diawasi Mabes polri

Jumat, 4 Mei 2012, 18:22 WITA Follow
Beritabali.com

google.com (ilustrasi)

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Pabrik pengolahan ikan yang terletak di Desa Tegal Badeng Barat , Kecamatan Negara, Jembrana saat ini sedang diawasi Mabes Polri. Pengawasan dari Mabes Polri tersebut berkaitan dengan pengolahan limbah pabrik tersebut.

Menurut Kepala Kantor Lingkungan Hidup Jembrana,Made Widana, Jumat (4/5) mengatakan, pengawasan Mabes Polri  terhadap pabrik tersebut lantaran sudah dua kali mendapatkan status bendera hitam untuk pengolahan limbah.

Diterangkan pula pabrik bersangkutan diberikan waktu hingga akhir bulan Juni tahun 2012 ini untuk memperbaiki sistem pengolahan limbahnya. Menurutnya jika sampai  batas waktu tersebut belum ada perbaikan, kasus ini bisa dimeja hijaukan dengan tuduhan perusakan lingkungan.

Terkait dengan pemberian status pengolahan limbah untuk sebuah pabrik, ditentukan oleh kementerian terkait di Jakarta. "Perusahaan akan diberikan status bendera hitam jika melanggar  aturan pengolahan limbah cair, instrumen lingkungan, emisi udara dan komitmen dalam pengelolaan lingkungan sekitar," terangnya.

Jika  perusahan  baru sekali mendapatkan status bendera hitam, perusahaan tersebut diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan namun pengawasan terus dilakukan. Tapi jika sudah dua kali mendapat bendera hitam, masalahnya akan di bawa ke jalur hukum,” imbuhnya.  Sebenarnya perusahan diberikan waktu setahun untuk memperbaiki statusnya agar tidak mendapatkan dua bendera hitam.

 



“Sebelum ke jalur hukum juga diberikan waktu setahun untuk memperbaiki statusnya,” terangnya.Namun sampai saat ini Widana mengaku belum mendapatkan hasil tes laboratorium limbah pabrik tersebut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami