Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Paceklik, Nelayan Gelar Ritual
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Perubahan cuaca yang sedemikian ekstrim memaksa nelayan di sepanjang pesisir pantai di wilayah Jembrana, pasrah. Mereka lebih memilih mengangkat jaring yang biasanya terpasang di tengah lautan, ke daratan akibat tidak adanya ikan yang masuk ke perangkap tersebut.
Masyarakat menempuh berbagai upaya yang salah satunya dengan menggelar ritual keagamaan, seperti yang dilakukan oleh masyarakat nelayan di Dusun Kombading, Pengambengan, Negara.
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
Dalam ritual yang dihadiri oleh Bupati Jembrana, I Gede Winasa ini masyarakat mekukan serangkaian prosesi yang intinya memohon agar musim paceklik segera berakhir.
Ritual ini rutin kami selenggarakan, terutama saat musim paceklik ikan tiba, kata H. Asmuni Turyadi, Perbekel Pengambengan ketika ditemui di sela-sela acara, Senin (28/6).
Selain untuk memohon agar musim paceklik ikan segera berakhir, tambah Asmuni, masyarakat juga diminta untuk melakukan instrospeksi diri dengan kondisi paceklik yang diantaranya disebabkan oleh perubahan cuaca yang sedemikian ekstrim.
Sementara itu, Winasa mengatakan kendatipun paceklik ikan ini disebabkan oleh perubahan cuaca, namun jangan sekali-sekali menyalahkan alam.Kita jangan menyalahkan alam karena kondisi ini mungkin peringatan dari Tuhan agar kita melakukan introspeksi diri. Kita harus tetap bersyukur dan bersabar, harapnya.
Menyikapi perubahan cuaca, Winasa mengharapkan para nelayan untuk tetap waspada dan menlengkapi diri dengan berbagai alat-alat keselamatan.Musibah di laut tidak bisa kita prediksi sehingga tingkat kewaspadaan harus ditingkatkan. Saat melaut, lengkapi diri dengan alat-alat keselamatan serta cek dan recheck kondisi perahu dan perangkatnya sebelum melaut, ujarnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan