Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pakar Tsunami Australia Batal ke Bali

Rabu, 12 November 2008, 15:40 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Travel Warning yang dikeluarkan Pemerintah Australia pasca eksekusi mati Amrozi cs, ditaati betul oleh warganya. Buktinya, puluhan pakar tsunami dari negeri kangguru itu batal menghadiri konfrensi tsunami internasional di Nusa Dua Bali.

 

Sebelum konfrensi dimulai, Australia tercatat sebagai negara yang paling banyak mendaftarkan paper (tulisan) ilmiah tentang tsunami di konfrensi ini, ada sekitar 42 paper. Entah karena khawatir atau bagaimana, mereka (pakar tsunami Australia) mendadak membatalkan kehadirannya,” kata Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, saat jumpa pers Konfrensi Internasional Tentang Peringatan Dini Tsunami atau Internastional Confrence on Tsunami Warning, hari ini (12/11)

Konfrensi intenasional ini diikuti pakar tsunami dari 12 negara dan berlangsung selama 2 hari di Nusa Dua. Selain tuan rumah Indonesia, pertemuan ini antara lain dihadiri oleh negara India, Srilanka, Jepang, Swedia, Jerman dan beberapa negara asing lainnya.

 

Selain saling bertukar informasi soal teknologi dan penelitian bencana tsunami, para pakar juga bertukar informasi soal cara-cara menghadapi bencana tsunami.

Dalam pertemuan ilmiah para pakar tsunami ini, akan dipaparkan sekitar 80 tulisan ilmiah dari 12 negara. Tulisan ilmiah yang akan dibahas memaparkan berbagai persoalan terkait tsunami mulai informasi simulasi dan model tsunami, mitigasi dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bahaya tsunami, dan berbagai paparan ilmiah lainnya. 

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami