Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pamit Ke Sawah, Warga Suwug Ditemukan Tewas

Selasa, 3 Januari 2023, 12:10 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com/ist/Pamit Ke Sawah, Warga Suwug Ditemukan Tewas

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Warga Desa Suwug Kecamatan Sawan, Senin (2/1) sekitar pukul 17.30 wita ditemukan telah tidak bernyawa dengan posisi tertelungkup di pematang sawah, tepatnya di Dusun Kelodan Uma Desa, Desa Suwug. Bahkan saat dievakuasi korban bernama Made Somerawa (55) dalam kondisi kaku.

Keberadaan korban Somerawa meninggal dunia itu diketahui pertama kali oleh Ketut Sariada (46) dalam keadaan tertelungkup, mengenakan kaos abu dengan celana training biru. Alangkah kagetnya Sariada saat mengetahui tubuh korban telah kaku dan meninggal dunia.

“Bermula pada saat siang hari korban berpamitan kepada keluarganya untuk berangkat menyabit rumput di TKP sekitar jam 13.00 wita. Sampai pada keberadaan korban yang ditemukan saksi Sariada pada jam 17.15 wita sudah dalam keadaan terbujur kaku di pematang sawah yang ada di TKP,” ungkap Kapolsek Sawan, AKP. Dewa Putu Sudiasa, S.IP.

Kapolsek Dewa Sudiasa mengatakan, upaya evakuasi dan penanganan secara medis terhadap korban dilakukan Polsek Sawan bersama Tim Media Puskesmas I. Namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban setelah diperiksa oleh dr. Ari Pramita.

“Hasil medis untuk sementara menyebutkan, korban sudah dalam keadaan meninggal diperkirakan kurang lebih 3 jam saat dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan adanya luka, memar, ataupun terbakar. Demikian juga kondisi pakaian korban saat ditemukan masih dalam keadaan utuh, dimana apabila sesuai dugaan korban tersambar petir kondisi pakaianya mestinya ada  robek atau terbakar,” beber Dewa Sudiasa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan secara medis dan hasil olah TKP yang dilakukan, korban Somerawa diduga meninggal dunia akibat kelelahan dan faktor usia. Sementara itu dari pihak keluarga menyatakan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit.

Dalam proses penanganan yang dilakukan polisi, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi maupun penanganan lanjutan musibah tersebut. pihak keluarga sendiri telah menerima dengan ikhlas dan mengganggap peristiwa itu sebagai musibah, hingga kemudian dikuatkan dengan membuat surat pernyataan dari pihak keluarga.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami