Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Karangasem Jemput Bola Layani Warga Pesisir
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemerintah Kabupaten Karangasem memperkuat pelayanan kesehatan jemput bola dengan turun langsung menyapa masyarakat di wilayah pesisir. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan bakti sosial kesehatan di Banjar Batu Kori, Desa Seraya Timur, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut dihadiri Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa. Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem dan berbagai organisasi profesi kesehatan, pelayanan diberikan langsung kepada masyarakat pesisir melalui konsep jemput bola.
Beragam layanan kesehatan disiapkan di Kampung Nelayan Merah Putih. Masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi dokter umum dan dokter spesialis, pelayanan kefarmasian, terapi komplementer, posyandu, penyuluhan gizi, hingga pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Selain layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan paket sembako kepada para lanjut usia. Tim kesehatan turut melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa kepada masyarakat.
Pelayanan tidak hanya menyasar masyarakat umum. Di lingkungan sekolah, siswa SD Negeri 2 Seraya Timur dan SMPN 6 Amlapura mendapatkan edukasi mengenai gizi seimbang, kesehatan lingkungan dan kesehatan gigi.
Para siswa juga menerima paket sikat gigi sebagai bagian dari upaya menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, menegaskan pelayanan kesehatan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah pesisir dan daerah yang relatif jauh dari fasilitas kesehatan.
"Kesehatan merupakan hak dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan yang mudah diakses, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga edukasi untuk menjaga kesehatan sejak dini," ujarnya.
Menurut Pandu, kolaborasi antara Dinas Kesehatan, organisasi profesi dan tenaga kesehatan menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut karena pelayanan langsung ke masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
"Semangat kebersamaan dan gotong royong inilah yang harus terus dipertahankan agar manfaat pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan hingga pelosok Karangasem," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan