Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Panceklik Ikan, Warga Pengambengan Gelar Petik Laut
Beritabali.com, Jembrana
Senin, 20 Desember 2010,
14:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ribuan warga Desa Pengambengan Kabupaten Jembrana Bali ikut serta dalam upacara petik laut. Lewat upacara ini warga berharap paceklik tangkapan ikan segera berakhir.
Upacara petik laut ini digelar selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 18 desember hingga 20 desember 2010. Upacara ini dilakukan warga Desa Pengambengan di areal dermaga Pelabuhan Perikanan Indonesia.
Menurut ketua penyelenggara yang juga adalah Perbekel Pengambengan, Asmuni Turyadi, upacara petik laut merupakan wujud rasa syukur warga nelayan atas rejeki dan berbagai kekayaan laut yang telah dinikmati.
“Upacara petik laut ini merupakan simbol tolak bala agar para nelayan bisa terlepas dari marabahaya di laut. Dengan diselenggarakannya upacara petik laut, kondisi nelayan Pengambengan yang tengah menghadapi paceklik ikan kita harap bisa baik kembali,” ujarnya.
Asmuni menambahkan, saat ini banyak nelayan berhenti beroperasi karena hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan biaya operasionalnya.
Selama tiga hari rangkaian acara petik laut itu digelar, seluruh warga Desa Pengambengan bisa makan dan minum secara cuma-cuma alias gratis yang ditanggung oleh tokoh desa pengambengan yang juga pemilik puluhan kapal nelayan, H. Ali Nuri. (abh)
Upacara petik laut ini digelar selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 18 desember hingga 20 desember 2010. Upacara ini dilakukan warga Desa Pengambengan di areal dermaga Pelabuhan Perikanan Indonesia.
Menurut ketua penyelenggara yang juga adalah Perbekel Pengambengan, Asmuni Turyadi, upacara petik laut merupakan wujud rasa syukur warga nelayan atas rejeki dan berbagai kekayaan laut yang telah dinikmati.
“Upacara petik laut ini merupakan simbol tolak bala agar para nelayan bisa terlepas dari marabahaya di laut. Dengan diselenggarakannya upacara petik laut, kondisi nelayan Pengambengan yang tengah menghadapi paceklik ikan kita harap bisa baik kembali,” ujarnya.
Asmuni menambahkan, saat ini banyak nelayan berhenti beroperasi karena hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan biaya operasionalnya.
Selama tiga hari rangkaian acara petik laut itu digelar, seluruh warga Desa Pengambengan bisa makan dan minum secara cuma-cuma alias gratis yang ditanggung oleh tokoh desa pengambengan yang juga pemilik puluhan kapal nelayan, H. Ali Nuri. (abh)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1421 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1079 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 921 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 815 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026