Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Para Pemetik Anggur Raup Keuntungan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Musim panen buah Anggur tahun ini nampaknya membawa berkah bagi para pemetiknya, dengan mengandalkan sarana berupa gunting untuk memotong buah anggur, para pemetik buah angggur sudah bisa mendapatkan penghasilan Rp 20.000 dalam waktu setengah hari.
Panen raya buah anggur tersebut biasanya dilakukan secara borongan (berkelompok, red), untuk satu ton petikan buah Anggur membutuhkan pekerja tukang petik sekitar 18 orang dengan tawaran harga dari pemilik gudang Rp 200.000.
Tergantung dari lahan kebun Anggur yang dipanen. Jika sedikit buah Anggur yang dipetik, upahnya dapat juga sedikit. Tapi jika banyak, maka otomatis penghasilan saya lebih besar,ungkap Made Darmini, pemetik anggur asal Banjar.
Tidak saja tukang petik yang bisa meraup keuntungan saat musim panen Anggur, namun tukang sortir dan paking juga ikut menikmati keuntungan untuk menambah penghasilan keluarga.
Sebelum Anggur di dikirim ke luar Buleleng, terlebih dahulu dilakukan sortir. Setelah itu, hasil sortiran dipaking (dipak, red). Penawaran pekerjaan ini pembayarannya sama dengan tukang petik yakni memakai sistem borongan, papar Darmini.
Saat ini harga buah Anggur cukup mahal, Rp 7.000 per kilo. Tingginya harga tersebut karena permintaan begitu banyak, sedangkan disatu sisi produksi anggur sedikit. Dengan demikian harga terus merangkak naik. Padahal jika musim panen raya paling mahal harga Anggur di tingkat pengumpul Rp 1.500 per kilogram.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5837 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan