Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Partisipasi Pemilih Terendah, 2 Desa di Buleleng Disasar KPU
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua Desa di Buleleng masuk kategori tingkat partisipasi pemilihnya dalam perhelatan Pemilu sangat rendah. Dua desa itu masing - masing Desa Suwug, Kecamatan Sawan dan Desa Julah, Kecamatan Tejakula.
Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udayana, Jumat 1 Juli 2022 disela-sela sosialisasi di Kantor Desa Julah menyebutkan, dengan rendahnya partisipasi tersebut, kedua desa menjadi sasaran sosialiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng dalam program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan.
"Desa Suwug dan Desa Julah dalam catatan kami di KPU Buleleng tingkat partisipasi pemilihnya terendah. Makanya kita sasar dua desa ini untuk sosialisasi," ungkap Dudhi.
Dalam sosialisasi itu menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Mantan Ketua KPU Bali, Sukawati Lanang Perbawa yang hadir menjadi narasumber mengungkapkan, banyak jargon politik yang dimunculkan untuk menarik simpati pemilih. Salah satunya adalah "Jelek Melah Nyame Gelah". Jargon ini menurut Lanang Perbawa kurang pas dan menyesatkan.
"Masak yang sudah kita tahu jelek kita pilih. Seharusnya Nyame Melah ane Gelahang," ucapnya disambut tepuk tangan peserta sosialisasi.
Selain Lanang Perbawa hadir juga mantan jurnalis yang kini menjadi dosen di STAHN Mpu Kuturan, Putu Mardika yang menyampaikan materi "Menangkal Berita Hoaks".
Ketua KPU Bali, Agung Lidartawan yang membuka acara itu mengatakan, pihaknya sudah dari awal memberikan rambu-rambu bagi penyelenggara Pemilu untuk tidak bersentuhan dengan timses salah satu kandidat nantinya.
"Kalau menang nggak masalah, nah kalau kandidatnya kalah. Disana akan dipermasalahkan. Makanya saya tegaskan, jangan jadi penyelenggara kalau jadi timses. Begitu juga sebaliknya agar tidak ada masalah dibelakang hari," ungkapnya.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 582 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan