Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Pasar Lelateng di Jembrana Terbakar, 1 Los Ludes Dilalap Api
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasar Lelateng yang terletak di Kecamatan Negara, Jembrana terbakar Jumat (21/05/2021) pukul 17.00 WITA.
Akibatnya 1 los di pasar tersebut ludes dilalap si jago merah. Empat unit mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Jembrana langsung turun ke lokasi untuk memadamkan api yang tengah membakar sekitar 10 kios pedagang. Api baru bisa dipadamkan 2 jam kemudian.
Menurut Kabid Linmas Satpol PP Kabupaten Jembrana Putu Pranajaya, setelah mendapatkan informasi masyarakat, petugas damkar langsung menuju lokasi dengan mengerahkan 4 unit Mobil damkar.
"Kita antisipasi dulu dengan mengisolir kobaran api agar tidak menjalar ke los yang lain. Proses pemadaman ini, dalam hal ini sudah sekitar 12.500 ribu liter menghabiskan air dan syukur kita bisa mengisolir tidak merembet kemana-mana," ungkap Pranajaya di lokasi kejadian.
Sementara Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra, mengatakan kami dari Polsek dan Polres Jembrana berusaha dan berupaya melakukan pengamanan agar petugas kebakaran bisa melakukan tugasnya dengan baik, dan memberikan imbauan kepada warga agar tidak berkerumun guna menghindari penyebaran covid-19.
"Terkait penyebab kebakaran kita menunggu Inafis Polres Jembrana untuk melakukan olah TKP," terang Kapolsek Sudarma Putra.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4143 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1417 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun