Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Pasar Lelateng di Jembrana Terbakar, 1 Los Ludes Dilalap Api
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasar Lelateng yang terletak di Kecamatan Negara, Jembrana terbakar Jumat (21/05/2021) pukul 17.00 WITA.
Akibatnya 1 los di pasar tersebut ludes dilalap si jago merah. Empat unit mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Jembrana langsung turun ke lokasi untuk memadamkan api yang tengah membakar sekitar 10 kios pedagang. Api baru bisa dipadamkan 2 jam kemudian.
Menurut Kabid Linmas Satpol PP Kabupaten Jembrana Putu Pranajaya, setelah mendapatkan informasi masyarakat, petugas damkar langsung menuju lokasi dengan mengerahkan 4 unit Mobil damkar.
"Kita antisipasi dulu dengan mengisolir kobaran api agar tidak menjalar ke los yang lain. Proses pemadaman ini, dalam hal ini sudah sekitar 12.500 ribu liter menghabiskan air dan syukur kita bisa mengisolir tidak merembet kemana-mana," ungkap Pranajaya di lokasi kejadian.
Sementara Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra, mengatakan kami dari Polsek dan Polres Jembrana berusaha dan berupaya melakukan pengamanan agar petugas kebakaran bisa melakukan tugasnya dengan baik, dan memberikan imbauan kepada warga agar tidak berkerumun guna menghindari penyebaran covid-19.
"Terkait penyebab kebakaran kita menunggu Inafis Polres Jembrana untuk melakukan olah TKP," terang Kapolsek Sudarma Putra.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1565 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1178 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1026 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 904 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah