Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pasar Seni Guwang Sukawati Anjurkan Pengunjung Belanja Pakai Totebag
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Gerakan pengurangan penggunaan tas plastik atau kresek dilakukan di Pasar Seni Guwang Sukawati. Hal ini merupakan salah satu program yang digalakkan oleh PPLH (Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup) Bali.
Gerakan ini dilakukan dengan penyuluhan pada pedagang dan juga pengunjung pasar. Ada pula sejumlah spanduk atau dan papan larangan penggunaan tas kresek atau plastik. Meski belum seratus persen, pengurangan tas kresek ini sudah mulai berjalan.
Pengunjung yang datang dan masih menggunakan tas plastik akan disarankan untuk ganti ke tas guna ulang. Dari pihak pasar sudah menyediakan tas totebag untuk pengunjung. "Kami sudah menyiapkan tas totebag dengan identitas pasar seni guwang untuk pengunjung," ungkap Ketut Buda, Pengelola pasar Seni Guwang.
Sambutan dari dari pedagang di pasar ini terbilang positif. "Pedagang di pasar ini juga antusias, karena ini juga bisa menjadi sarana promosi untuk Pasar Seni Guwang Sukawati," tambahnya.
Tentunya pelaksanaan program ini juga didampingi oleh PPLH Bali dan pihak-pihak lain agar tetap terlaksana. "Ada pengawasan dan dampingan untuk menjalankan program ini, jika tidak bisa jadi akan kembali menggunakan plastik," ungkapnya.
Adapun jenis plastik yang akan dikurangi adalah tas plastik/kresek, plastik pembungkus pakaian, sedotan dan juga kemasan plastik lainnya.
Selanjutnya akan diberlakukan aturan yang lebih ketat dengan adanya sanksi bagi pedagang. Rencananya akan diberlakukan mulai akhir November atau saat hari jadi Pasar Seni Guwang Sukawati.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 591 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 465 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan