Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Pasca-Libur Panjang, Kunjungan Wisatawan ke Tanah Lot Stabil
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pascalibur panjang Lebaran dan Waisak kunjungan ke obyek wisata Tanah Lot berangsur meningkat.
Bahkan saat libur Lebaran angka kunjungan tembus hingga 7 ribu wisatawan. Meski menurun, angka kunjungan pada libur Waisak mencapai 4 ribu wisatawan.
“Setelah itu relatif stabil berkisar di angka 3 ribu wisatawan,” kata Manajer Daerah Tujuan Wisata Tanah Lot I Wayan Sudiana Senin, (23/5).
Ia menyebutkan jika kondisi pariwisata Bali mendekati normal, harusnya pada Mei hingga Juli akan ramai dengan kunjungan studi banding siswa sekolah.
Baca juga:
Sunset di Pura Tanah Lot
Sudiana melihat sudah ada beberapa kunjungan mahasiwa dari pulau Jawa.
“Ada beberapa rombongan bus,” ujarnya.
Selain itu, beberapa agen perjalanan khusus wisatawan domestik di sekitar Tanah Lot sudah ada yang buka. Sebelumnya mereka tutup karena alasan perjalanan masuk ke pulau Bali sulit.
“Proses masuk Bali agak sulit katanya karena penerapan prokes,” ujarnya.
Sementara, untuk kunjungan wisatawan masih didominasi asal Australia. Sudiana meihat ada yang menarik, banyak wisatawan asal Australia yang merupakan backpacker menyerbu Tanah Lot.
“Terutama mereka yang masih muda menggunakan kendaraan roda dua,” ujarnya.
Untuk usia dewasa dan lansia masih jarang. Selain wisatawan asing asal Australia wisatawan asal Ukraina dan Rusia sempat ramai pada awal terjadi perang.
“Wisatawan asal Tiongkok ada, tapi tidak signifikan. Mereka datang berkelompok,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4232 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3414 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2068 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan