Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Pasca Sidak, Satpol PP Panggil Pemilik Galian C di Selemadeg
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bali melayangkan surat panggilan kepada pemilik Galian C di Banjar Sambat See, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan. Pemanggilan dilakukan karena saat dilakukan sidak oleh Satpol PP Bali dan Tabanan pada Kamis ( 15/2/2018), pemilik galian C tidak berada ditempat.
Kabid Trantib Satpol PP Provinsi Bali, Dewa Darmadi pada Jumat ( 16/2/2018) mengakui telah melayangkan surat panggilan kepada pemilik galian C yang bernama I Gede Arya Putra (40 tahun). Selain karena keluhan dari masyarakat, galian C yang tidak berijin tersebut juga dinilai merusak lingkungan. “Galian seluas 50 are dilahan pribadinya tersebut tidak mengantongi izin. Diperuntukkan bahan baku pembuatan untuk genteng juga tidak adanya persetujuan dari penyanding," ujar Dewa Darmadi.
Darmadi mengungkapkan aktivitas galian C sudah sempat dihentikan oleh masyarakat dan aparat desa setempat. Sayangnya pemilik galian C tidak pernah menghiraukan. "Katanya pemilik kekeh, tetap saja menggali meskipun sudah dikasi peringatan," jelas Darmadi.
Menurut Darmadi, kegiatan usaha galian yang dilakukan oleh semua masyarakat harus mengkantongi izin dari Dinas Perizinan Satu Pintu Provinsi Bali. Dengan membawa salah satu kelengkapan penting diantaranya menyerahkan persetujuan penyanding dan rekomendasi dari aparat setempat untuk menghindari kerusakan lingkungan maupun dampak lain yang dapat merugikan warga sekitar. "Apalagi penggalian ini bersifat komersil, jadi harus ikuti prosedur dan izin otomatis harus ada," tegas Darmadi.
Sesuai dengan Perda Provinsi Bali nomor 4 tahun 2017 tentang pertambangan mineral bukan logam dan batuan, bagi yang melanggar bisa dikenakan sanksi pidana denda Rp. 50 juta atau kurungan 3 bulan penjara. "Selasa depan tanggal 20 Pebruari , pemilik menghadap ke kantor sesuai dengan surat panggilan yang dilayangkan," ungkap Darmadi.
Kelihan Dinas Bajar Sambat See, I Nengah Suarnaya membenarkan galian C yang ada di wilayahnya sempat disidak tim gabungan satpol PP Provinsi Bali dan Satpol PP Tabanan. Hanya saja saat sidak pemilik galian C tidak ada ditempat.
Menurut Suarnaya, galian C tersebut sudah beroperasi sejak 3 tahun lalu. Banyak masyarakat yang mengeluh karena aktivitas pengangkutan material galian C menyebabkan rusaknya ruas jalan. “Truk engkel pengangkut material galian C tersebut merusak jalan, hal itulah yang dikeluhkan warga,”papar Suarnaya.[bbn/nod/mul]
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1560 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1176 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1025 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 903 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah