Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pasek Enggan Komentari Gerakan Periksa Ibas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gede Pasek Suardika enggan berkomentar mengenai dugaan adanya gerakan mendesak KPK untuk memeriksa Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, seperti yang dituliskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam buku barunya 'Selalu Ada Pilihan'. "Saya belum baca bukunya. Mengomentari buku harus membaca habis dulu, karena kita baca satu alinea ngambil keputusan salah lagi nanti," ucap Sekjend Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu, Rabu (22/1/2014).
Pasek melanjutkan, ia harus membaca terlebih dahulu secara utuh pemkirannya, karena buku tersebut adalah sebuah produk intelektual yang harus dihormati dan dihargai, serta itu menjadi jaminan tingkat kualitas dari pada seseorang. Sebelumnya sempat diberitakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan ada gerakan yang mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memeriksa Sekjen Partai Demokrat sekaligus putra kandungnya, Edhie Baskoro Yudhoyono.
"Memang sudah cukup lama saya mendengar dari pihak-pihak yang selama ini bisa dipercaya ucapanya. Bahwa ada gerakan "salah tidak salah Ibas harus diperiksa oleh KPK", tulis SBY dalam bukunya "Selalu Ada Pilihan".
Gerakan itu disebutnya, mulai marak terjadi pada peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia 9 Desember 2013. "Di Jakarta ada sejumlah spanduk gelap yang dipasang di beberapa tempat yang intinya agar KPK segera "menangkap" Ibas karena dianggap terlihat dalam kasus Hambalang," ujarnya.
SBY seperti dituliskan ia mengutip Ketua KPK Abraham Samad. "Pimpinan KPK sendiri Pak Abraham Samad terpaksa memberikan penjelasan dan klarifikasi. Intinya tidak ada alasan hukum dan bukti permulaan apapun bagi KPK untuk memanggil dan memeriksa Ibas," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan