Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Pastikan Nelayan Melaut, Bupati Tamba Bagikan Rekomendasi Pembelian BBM
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Guna memastikan kesejahteraan masyarakat jembrana, khususnya para nelayan, Bupati I Nengah Tamba, Rabu (17/3) menyerahkan rekomendasi pembelian bahan bakar solar bagi para nelayan di kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.
Didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa, rekomendasi diberikan kepada 26 nelayan dari total 248 nelayan jukung yang menggunakan mesin tempel.
"Sisanya masih menunggu proses administrasi dan akan diberikan dalam waktu secepatnya," ujar Maharimbawa.
Bagi Bupati Tamba, pemberian rekomendasi pembelian BBM solar pada nelayan ini merupakan langkah yang dianggap strategis guna memastikan perputaran ekonomi daerah pesisir.
"Nelayan harus melaut, rekomendasi ini memudahkan nelayan untuk tetap produktif di masa sulit di tengah pandemi seperti sekarang ini," ujar Bupati Tamba.
Selain memastikan nelayan dapat melaut secepatnya, ia juga menjamin peningkatan kesejahteraan nelayan melalui penyerapan hasil perikanan yang baik.
"Yang penting nelayan bisa melaut secepatnya, untuk hasil, kita ajak investor sektor perikanan guna meningkatkan kesejahteraan nelayan," ucap Tamba.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4223 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1444 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 763 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun