Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Pasukan Raider Lumpuhkan Tentara Pembebasan Rakyat Bali Merdeka (2)
BERITABALI.COM, BULELENG.
Aksi pembebasan sandera dan penumpasan tentara gerakan separatis tersebut merupakan bagian dari latihan aksi Raid Pembebasan Sandera yang dilaksanakan oleh Prajurit Yonif Raider 900/SBW di atas Kapal yang sedang berlabuh di Dermaga I Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, pada Kamis (28/11/2019).
Latihan ini bertujuan untuk lebih memantapkan kemampuan dan profesionalisme Prajurit Yonif Raider 900/SBW sebagai satuan Raider, dengan kemampuannya untuk melakukan pembebasan sandera melalui darat, laut maupun udara.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dalam sambutannya usai menyaksikan aksi Raid Pembebasan Sandera yang dilaksanakan oleh Prajurit Yonif Raider 900/SBW menyampaikan bahwa profesionalisme seorang prajurit TNI menjadi suatu investasi. Dimana telah disampaikan oleh Presiden RI melalui Menteri dalam negeri yakni ada program-program unggulan yaitu menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak mungkin untuk penciptaan iklim investasi yang sehat dan profesionalisme aparatur negara diantaranya TNI, Kejaksaan dan Kepolisian. Ini menjadi investasi modal bagi terwujudnya prestasi yang sehat, karena tanpa kedaulatan hukum di negara ini tidak akan mungkin investasi tercipta dengan baik.
“Suarakanlah profesionalisme TNI ini menjadi investasi yang besar bagi pembangunan nasional tentunya juga profesionalisme aparat hukum Kepolisian dan Kejaksaan termasuk Pemerintah Daerahnya dalam memberikan pelayanan dalam membangun regulasinya, sehingga memberikan kemudahan bagi investor dalam upaya untuk menanamkan modalnya di Indonesia,” ungkap Pangdam.
Terkait dengan Latihan Pemantapan Batalyon Infanteri Raider 900/SBW yang dilaksanakan mulai dari tanggal 15 sampai dengan 30 November 2019. Lattap ini diikuti sebanyak 438 personel dari Yonif Raider 900/SBW. i
Latihan ini dilaksanakan untuk memantapkan pelaksanaan tugas para Prajurit Raider sesuai dengan motonya Cepat-Senyap-Tepat, guna tercapainya keberhasilan dalam pelaksanaan tugas operasi yang selalu siap dan dipersiapkan maupun secara terdadak.
Latihan ini juga sebagai wujud pertanggungjawaban kepada rakyat juga negara untuk selalu siap dilibatkan dalam penugasan operasi sebagai garda terdepan menegakkan kedaulatan dan menjaga keutuhan wilayah NKRI, serta juga bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan Satuan Yonif Raider 900/SBW dalam melaksanakan tugas operasi yang bersifat khusus.
“Selalu saya sampaikan kepada prajurit saya, jangan pernah berpikir untuk menjadikan dirimu sebagai Supermen, tidak ada untuk membangun bangsa ini hanya dibangun oleh seorang Superman, Superman hanya ada dalam cerita fiksi yang mampu menyelesaikan persoalan sendiri. Oleh karena itu, pentingnya menjaga soliditas kita semua agar mampu bersinergi untuk menciptakan upaya pembangunan nasional yang maksimal,” demikian tegas Pangdam.
Hadir pula pada kegiatan tersebut antara lain Kasdam IX/Udy, Irdam IX/Udy, Danrem 163/WSA, Gubernur Bali diwakili Kesbangpol Prov. Bali, Para Staf Ahli Pangdam IX/Udy, Asrendam IX/Udy, Para Asisten Kasdam/Udy, Para Dan/Kabalakdam IX/Udy, LO AL, LO AU, Muspida Kab. Buleleng, GM Afair/Publication PLTU Celukan Bawang, Muspika Kec. Gerokgak, Para Tokoh Agama, adat dan masyarakat Desa Celukan Bawang, serta undangan lainnya. [habis]
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4244 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 767 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun