Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Paus Fransiskus Serukan Gencatan Senjata Gaza di Pidato Minggu Paskah
beritabali.com/cnnindonesia.com/Paus Fransiskus Serukan Gencatan Senjata Gaza di Pidato Minggu Paskah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Paus Fransiskus menyerukan gencatan senjata segera di Jalur Gaza, Palestina, hingga pembebasan sandera Israel. Ia menyampaikan seruan itu saat memberi pemberkatan dan pesan Urbi et Orbi dari balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, Minggu (31/3).
Dalam pemberkatan itu, Paus Fransiskus mengatakan gencatan senjata serta bantuan kemanusiaan harus segera diberikan untuk Gaza. Ia juga meminta agar sandera yang ditangkap pada 7 Oktober bisa segera dibebaskan.
"Saya menyerukan sekali lagi agar akses terhadap bantuan kemanusiaan dipastikan ke Gaza, serta menyerukan sekali lagi pembebasan segera para sandera yang ditangkap pada 7 Oktober dan gencatan senjata segera di Jalur Gaza," ungkap Paus Fransiskus, seperti diberitakan Reuters.
Ia melanjutkan pemberkatan Urbi et Orbi atau pesan untuk kota dan dunia dengan menegaskan 'serangan tersebut telah menimbulkan penderitaan'. Paus juga menyoroti betapa banyak anak-anak yang menderita hingga kehilangan senyuman karena berada di zona perang.
Dalam pemberkatan itu, Paus bahkan berulang kali mempertanyakan kematian serta kehancuran yang terjadi akibat serangan Israel atas Palestina yang tak kunjung berakhir.
"Betapa banyak penderitaan yang kita lihat di mata anak-anak, mereka lupa untuk tersenyum di zona perang tersebut," ujar Paus Fransiskus.
"Dengan matanya, anak-anak bertanya kepada kita: Mengapa? Mengapa dengan semua kematian ini? Mengapa ada kehancuran seperti ini? Perang selalu menjadi wujud absurditas dan kekalahan," lanjutnya.
Pesan Paskah Paus Fransiskus juga menyoroti konflik dunia yang masih terjadi hingga sekarang. Ia pun tak luput membahas titik konflik lain, termasuk Ukraina, Suriah, Lebanon, Armenia, dan Azerbaijan.
Kemudian, Haiti, Myanmar, Sudan, Kongo, hingga Mozambik juga disebut dalam pemberkatan Paus Fransiskus tahun ini. Ia turut mengecam adanya perdagangan manusia, serta mendoakan supaya terdapat harapan bagi mereka yang menderita akibat kekerasan, kelaparan, dan dampak perubahan iklim.
Paus Fransiskus memberikan pidato dalam Minggu Paskah meski kondisi kesehatannya buruk selama beberapa pekan terakhir. Hal itu pula yang membuat dirinya batal hadir dalam Jumat Agung dua hari yang lalu.
Namun, ia mengambil bagian dalam acara pekan suci lainnya, hingga terlihat bugar ketika muncul di publik saat Minggu Paskah. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik