Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
PDIP: Mega-Jokowi, Alternatif Pilpres 2014
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. PDI Perjuangan telah menyiapkan tiga skenario untuk menetapkan Capres yang akan diusung di Pilpres 2014. Salah satu skenarionya adalah Megawati diduetkan dengan Joko Widodo (Jokowi).
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristianto mengatakan, munculnya skenario untuk menduetkan Megawati dengan Jokowi didasari atas berbagai pertimbangan. Salah satunya berdasarkan hasil survei internal partai.
"Kami melakukan survei internal, termasuk di kalangan social media. Ketika nama pak Jokowi sendiri dimuncukkan, memang elektabilitasnya kuat," ujar Hasto di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013).
Meski elektabilitas Jokowi sangatlah tinggi, namun Jokowi perlu pendamping yang kuat untuk maju di Pilpres 2014.
Sosok tersebut harus memiliki pengalaman yang lebih khususnya di dunia internasional.
"Dari kajian di internal, bu Mega dan Jokowi. Karena melihat tantangan berat. Itu termasuk pencermatan social media. Salah satu media online, kami kaji," imbuhnya.
Hasto menilai, sosok Megawati merupakan figur yang tepat untuk menemani Jokowi di Pilpres. Sebab pengalaman Megawati di pemerintahan sudah cukup teruji selama ini.
"Sosok bu Mega tokoh bahwa orang yang dihadapi bangsa sangat berat. Butuh garansi yang melindungi Jokowi terhadap serangan global yang masih ada. Serangan pak SBY dilihat masih kuat, meski ada 60 persen dukungan. Butuh pelindung yaitu bu Mega," ungkapnya.
Meski begitu, PDI Perjuangan tetap membuka peluang berkoalisi dengan parpol lain di Pilpres 2014. Pasalnya partai berlambang kepala banteng ini menyadari pemerintahan kedepan akan kuat jika dibangun secara bersama-sama.
"PDIP malah ini tidak bisa selesikan sendirian, menyadari bahwa masalah bangsa tidak sendiri. PDIP buka ruang kerja sama dengan komponen kekuatan dan kekuatan bangsa lain," tandasnya. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5798 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2557 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan