Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pedagang Sosis Keliling Dilarang Masuk
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran ketiban wabah diare, warga Desa Yehembang dan Yehembang Kangin melarang pedagang sosis keliling untuk memasuki wilayah desanya. Para warga menduga, wabah ini terjadi setelah mereka menyantap sosis yang dijual oleh pedagang kaki lima (PKL) keliling tersebut.
Dari informasi yang diperoleh Beritabali.com, beberapa warga Banjar Wali yang terkena wabah muntaber menduga wabah tersebut muncul setelah mereka menyantap sosis yang dijual oleh PKL. Mendengar informasi tersebut, para warga di 2 desa kompak melarang PKL masuk kampung terutama pedagang sosis keliling.
"Setelah mendengar informasi itu, warga khususnya di Banjar Wali melarang PKL terutama pedagang sosis masuk ke kampung mereka," ujar seorang warga Yehembang, Jumat (5/9).
Menurut seorang tokoh masyarakat Yehembang, dirinya mendapat informasi kalau warga Banjar Wali sebelum terjangkit muntaber menyantap sosis yang dibeli dari pedagang sosis keliling.
"Beberapa saat kemudian mereka mules-mules lalu mencret. Kejadian inilah yang membuat kecurigaan warga kalau sumber wabah itu bukan disebabkan oleh air yang diminun dan makanan yang tidak higienis tetapi karena sosis yang dibeli dari PKL itu," terangnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan