Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pelabuhan Gilimanuk Tetap Siaga
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah penyeberangan di Selat Bali sempat terganggu selama 4 hari akibat cuaca buruk, pihak Syahbandar Gilimanuk tetap siaga. Pasalnya perubahan cuaca di Selat Bali sulit diprediksi sehingga cuaca buruk yang bisa membahayakan keselamatan kapal sedang berlayar kemungkinan masih bisa terjadi sewaktu- waktu.
Syahbandar Gilimanuk, Dewa Nyoman Kari, Sabtu (23/8) mengatakan kemungkinan cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan angin kencang masih bisa terjadi sehingga pihaknya bersama Syahbandar Ketapang harus tetap siaga.
"Sampai saat ini penyeberangan Gilimanuk-Ketapang lancar namun kita harus tetap siaga karena cuaca di Selat Bali sangat sulit diprediksi," ujarnya.
Lanjut Kari, pihaknya melakukan pengawasan ketat selama 24 jam serta mengintensifkan komunikasi dengan nahkoda kapal.
"Kami selalu memperingatkan nahkoda agar berhati-hati dan tetap memperhatikan perubahan cuaca. Kami juga minta antar nahkoda kapal agar selalu berkoordinasi sehingga jika ada kapal yang terancam bisa cepat segera dibantu," tandasnya.
Kari menyatakan telah menginstruksikan kepada semua nahkoda kapal, jika di tengah perjalanan tiba-tiba cuaca berubah buruk, nahkoda kapal harus membawa kapalnya merapat ke pelabuhan terdekat.
"Semua pergerakan kapal kita pantau dengan kamera CCTV agar jika terjadi sesuatu dapat cepat diketahui. Kami masih memberlakukan pola buka tutup jika cuaca membahayakan pelayaran," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2952 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2018 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun