Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pelaksanaan IB Ternak di Buleleng Ditinjau Kementan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau pelaksanaan inseminasi buatan (IB) bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Moeldoko.
Pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) adalah satu dari empat peran serta Kementerian Pertanian (Kementan) dalam program penyerahan integrasi 21 program pemberdayaan lintas kementerian untuk reforma agraria.
Pertanian Kabupaten Buleleng menurut Mentan sangat potensial untuk dikembangkan. Selain sumber daya alam, masyarakat dan budaya lokal sangat mendukung menjadikan sektor pertanian menjadi andalan. Terlebih, lanjut Mentan, sektor pertanian bisa dipadukan dengan wisata.
"Alam Buleleng ini sangat bagus. Kalau sudah bagus, lahannya subur seperti ini, tinggal diberikan sentuhan dan manajemen yang tepat, saya yakin pertanian memberikan hasil yang menjanjikan. Kami hadir di sini bersama para Dirjen siap mendampingi. Saya siap lakasanakan perintah Jenderal," ungkapnya.
Program pertanian yang diserahkan Mentan pada kesempatan tersebut adalah pengembangan kelapa genjah, jagung, pemberian pupuk dan pengembangan 100 sapi.
Program-program pemberdayaan yang digulirkan lintas kementerian itu, menurut Moeldoko sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan pemetaan sosial yang telah dilakukan oleh Kementerian ATR-BPN dan pemerintah daerah.
"Jadi, semua yang tadi disampaikan oleh kementerian terkait itu sudah sesuai apa yang dibutuhkan masyarakat," pungkasnya. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan