Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 14 September 2026
Pelaku Pariwisata Bali Tetap Optimis
Sanur
Sabtu, 18 Juli 2009,
16:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Pariwisata Bali (BTB) optimis travel warning (peringatan untuk tidak berkunjung) yang diberlakukan Amerika dan Australia kepada warganya untuk tidak mengunjungi Indonesia tidak akan terlalu berpengaruh pada pariwisata Bali.
Optimisme ini didasarkan pada pengalaman travel warning yang diberlakukan Amerika dan Australia beberapa tahun lalu. Dimana tingkat kunjungan wisatawan negara tersebut ke Bali tetap tinggi.
Ketua BTB Ngurah Wijaya pada keteranganya di Sanur (17/7) bahkan mengaku tetap optimis tingkat kunjungan wisatawan akan tetap mengalami peningkatan. Terbukti dari segi jumlah tingkat kunjungan wisatawan Australia kembali menduduki urutan pertama. Dimana sejak Januari lalu jumlah wisatawan Australia yang datang ke Bali mencapai sekitar 400.000 wisatawan.
Selain itu sampai saat ini belum ada laporan dari pelaku pariwisata Bali terkait adanya wisatawan yang meninggalkan Bali akibat aksi terror peledakan bom di Hotel JW Mariot dan Rits Carlton Jakarta.
“Sampai saat ini belum ada laporan pembatalan kunjungan, begitu juga wisatawan yang meninggalkan Bali secara besar-besaran sebagai dampak dari aksi terror. Intinya wisatawan masih tetap menikmati liburan di Bali,â€ujar Ngurah Wijaya.
Ketua BTB Ngurah Wijaya menambahkan yang terpenting bagi pelaku pariwisata di Bali saat ini adalah mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali tetap aman dikunjungi. Begitu juga dengan keamanan hotel-hotel yang terdapat di Bali tetap memberikan jaminan keamanan. (mlt)
Optimisme ini didasarkan pada pengalaman travel warning yang diberlakukan Amerika dan Australia beberapa tahun lalu. Dimana tingkat kunjungan wisatawan negara tersebut ke Bali tetap tinggi.
Ketua BTB Ngurah Wijaya pada keteranganya di Sanur (17/7) bahkan mengaku tetap optimis tingkat kunjungan wisatawan akan tetap mengalami peningkatan. Terbukti dari segi jumlah tingkat kunjungan wisatawan Australia kembali menduduki urutan pertama. Dimana sejak Januari lalu jumlah wisatawan Australia yang datang ke Bali mencapai sekitar 400.000 wisatawan.
Selain itu sampai saat ini belum ada laporan dari pelaku pariwisata Bali terkait adanya wisatawan yang meninggalkan Bali akibat aksi terror peledakan bom di Hotel JW Mariot dan Rits Carlton Jakarta.
“Sampai saat ini belum ada laporan pembatalan kunjungan, begitu juga wisatawan yang meninggalkan Bali secara besar-besaran sebagai dampak dari aksi terror. Intinya wisatawan masih tetap menikmati liburan di Bali,â€ujar Ngurah Wijaya.
Ketua BTB Ngurah Wijaya menambahkan yang terpenting bagi pelaku pariwisata di Bali saat ini adalah mengupayakan untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali tetap aman dikunjungi. Begitu juga dengan keamanan hotel-hotel yang terdapat di Bali tetap memberikan jaminan keamanan. (mlt)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4227 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3414 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2068 Kali
04
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026