Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Pelaku Penusukan di Gereja Sydney Ditangkap
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria ditangkap di gereja Christ the Good Shepherd di Sydney, Australia yang menjadi lokasi penusukan hingga mengakibatkan seorang pendeta mengalami luka, Senin (15/4).
Mengutiip Channel News Asia, pria itu ditangkap di lokasi dan langsung dibawa ke sebuah lokasi yang masih dirahasiakan.
"Dikeluarkan dari gereja dan dibawa ke lokasi yang dirahasiakan," kata Kepolisian New South Wales dalam update di X.
Disebutkan ada empat pria berusia antara 20 dan 70 tahun dirawat karena luka dalam insiden tersebut, termasuk luka robek. Sebelas ambulans berada di lokasi kejadian setelah insiden.
"Polisi terus berupaya memulihkan ketertiban menyusul dugaan penikaman di sebuah gereja di Wakeley di barat daya Sydney," kata pihak berwenang.
"Respon besar-besaran dari polisi sedang dilakukan dan masyarakat didesak menghindari daerah tersebut," imbuhnya.
Sebelumnya AFP memberitakan berdasarkan tayangan live stream, peristiwa ini terjadi saat kebaktian di gereja Asiria di Wakeley, kota di barat Sydney. Media lokal mengungkap lokasi tepatnya di gereja Christ the Good Shepherd.
Dilaporkan seorang pria disebut mendekati altar, mengangkat tangan kanannya dan menebas pendeta menggunakan pisau. Kejadian ini bikin panik dan memicu teriakan di antara jamaah. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 352 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 332 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 305 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun