Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Pelaku Penusukan di Gereja Sydney Ditangkap
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria ditangkap di gereja Christ the Good Shepherd di Sydney, Australia yang menjadi lokasi penusukan hingga mengakibatkan seorang pendeta mengalami luka, Senin (15/4).
Mengutiip Channel News Asia, pria itu ditangkap di lokasi dan langsung dibawa ke sebuah lokasi yang masih dirahasiakan.
"Dikeluarkan dari gereja dan dibawa ke lokasi yang dirahasiakan," kata Kepolisian New South Wales dalam update di X.
Disebutkan ada empat pria berusia antara 20 dan 70 tahun dirawat karena luka dalam insiden tersebut, termasuk luka robek. Sebelas ambulans berada di lokasi kejadian setelah insiden.
"Polisi terus berupaya memulihkan ketertiban menyusul dugaan penikaman di sebuah gereja di Wakeley di barat daya Sydney," kata pihak berwenang.
"Respon besar-besaran dari polisi sedang dilakukan dan masyarakat didesak menghindari daerah tersebut," imbuhnya.
Sebelumnya AFP memberitakan berdasarkan tayangan live stream, peristiwa ini terjadi saat kebaktian di gereja Asiria di Wakeley, kota di barat Sydney. Media lokal mengungkap lokasi tepatnya di gereja Christ the Good Shepherd.
Dilaporkan seorang pria disebut mendekati altar, mengangkat tangan kanannya dan menebas pendeta menggunakan pisau. Kejadian ini bikin panik dan memicu teriakan di antara jamaah. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik