Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pelawak Sengap Buka Warung Kopi, Namanya Terinsipirasi Korona
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sepinya job manggung dan kegiatan yang melibatkan orang banyak, membuat seniman pentas sekaligus pelawak I Nyoman Ardika alias Sengap membuka usaha warung kopi.
Pria asal Desa Tangguntiti, Desa Selemade Timur ini menamai warungnya cukup unik, yakni Korona atau singkatan dari Kopi Jro Sengap di areal parkir sebuah sekolah tinggi kesehatan di Tabanan.
Ardika alias jro Sengap mengatakan, masa pandemi tentunya menuntut siapapun untuk tetap berkarya dengan berbagai gagasan atau inovasi kreatif. Meski diakuinya, usaha yang digeluti saat ini bukanlah mengejar keuntungan yang besar melainkan memberi ruang atau tempat komunikasi di tengah penatnya menjalani masa PPKM.
“Saya lebih baik diminta pentas 10 kali sehari, daripada hanya sekedar duduk, dan ini bukan bisnis melainkan hanya sarana media hiburan tempat diskusi dengan pola santai, tetapi kalau nantinya bisa jadi lahan bisnis ya astungkara,” ujarnya.
Usaha warung kopi miliknya, lanjut kata Jro Sengap mulai serius digelutinya setelah menjalani isolasi pasca terpapar Covid-19 tahun lalu. Sebelumnya, istri Jro Sengap lebih getol berjualan kopi kemasan hingga akhirnya mulai menyulap garasi mobilnya untuk tempat nongkrong ngopi.
Seiring perkembangan kasus Covid-19 yang terus meningkat, warung kopi di Denpasar pun sepi dan akhirnya memutuskan mencoba di wilayah Tabanan yang juga merupakan kampung halaman.
Di Tabanan, Ardika pun melihat peluang untuk membuka kembali usahanya di sekolah tinggi kesehatan tempat ia bekerja sebagai dosen mata kuliah agama Hindu.
“Selama masa PPKM, aktivitas kampus hampir tidak ada lantaran daring dan kesannnya sudah seperti gedung berhantu, jadi coba ditata dengan baik, kita buat cafetaria di areal parkir astungkara banyak yang membantu, termasuk untuk pekerja kami ajak saudara yang kena PHK. Ada suka dukanya, sukanya bisa menjalin komunikasi, dukanya capek di mulut karena menemani tamu ngobrol,” ujarnya.
Dengan kondisi saat ini, Ardika mengajak masyarakat untuk tetap tidak patah semangat di masa pandemi maupun PPKM. Karena yang terpenting saat ini bagaimana bisa menjaga pikiran tetap positif dan sehat. Serta terus mencari peluang peluang usaha baru. Dan tentunya berharap kondisi cepat membaik sehingga ekonomi bisa kembali pulih.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 574 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 445 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 435 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan