Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Pemancing Ditemukan Tewas di Keramba Budi Daya Lobster
BERITABALI.COM, NTB.
Zulkipli (36 tahun), warga Dusun Tebaban Daya Desa Tebaban Kecamatan Suralaga ditemukan meninggal dunia pada salah satu keramba budidaya udang lobster di Dusun Keranji, Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Minggu (29/5).
Korban ditemukan rekannya sekira pukul 06.00 WITA setelah dipanggil untuk sarapan namun korban tidak menjawab.
Saat ditemukan, korban berada di dalam keramba dalam kondisi mengapung dan sudah tidak bernyawa. Sontak rekannya langsung berteriak minta pertolongan warga sekitar.
Kapolres Lombok Timur melalui Kapolsek Jerowaru, Aipda Lalu Indrawan, Senin (30/5) menjelaskan kronologi kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi, kata Indrawan, sekira pukul 17.00 Wita, Sabtu (28/5), Zulkipli bersama tiga orang temannya berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor menuju Dusun Keranji untuk memancing ikan.
Sekitar pukul 19.00 Wita korban dan tiga orang rekannya tiba di tempat pemancingan ikan di keramba milik warga Dusun Keranji, Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru Lombok Timur. Kemudian sekira pukul 01.00 WITA, Minggu (29/5), korban bersama rekannya tidur.
Pada saat itu korban masuk ke dalam pondok yang ada di keramba tersebut untuk istirahat. Pada pukul 06.00 WITA, rekannya bernama Haeruman memanggil korban untuk sarapan tetapi korban tidak menjawab.
Rekannya mencari di dalam namun korban tidak ada. Mereka mencari di luar dan melihat korban ada di dalam keramba budi daya udang lobster tersebut dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Rekannya meminta bantuan kepada warga yang ada di sekitar tempat kejadian dan melaporkan kejadian tersebut ke aparat Polsek Jerowaru.
Kapolsek Jerowaru langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP. Korban diduga meninggal karena terjatuh dari tempatnya memancing ikan.
Adapun fakta yang ditemukan di lapangan, diantaranya korban terjatuh ke dalam keramba bersama alat pancing ikan berupa joran miliknya.
Hasil pemeriksaan kondisi tubuh korban bagian luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pada bagian mata sebelah kiri terdapat luka gores diduga akibat benturan pada saat korban terjatuh.
Korban diperkirakan jatuh karena penyakitnya kambuh. Menurut keterangan keluarga,korban memiliki riwayat penyakit asma.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun