Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 29 September 2026
Pembongkaran Situs Mengkhawatirkan, BPJ Bali Geber Narasi Dalam Pameran
Selasa, 16 April 2019,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Maraknya pembongkaran sejumlah kawasan bernilai atau bangunan yang kerap disebut situs budaya seperti Pura atau tempat suci pelinggih atau candi belakangan ini kian mengkhawatirkan.
[pilihan-redaksi]
Untuk itu para pemerhati dan pecinta situs bakal menarasikan situs dan ritus dalam spirit rohani yang akan dikemas dalam wujud pameran foto, lukisan dan video. Adalah para pecinta situs yang tergabung dalam wadah Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ) Bali, akan menggeber pameran situs berjudul "Tiga Wilayah Rohani Bali" yang akan dilaksanakan di Denpasar Art Space (DAS) Denpasar, 25 April hingga 9 Mei 2019.
Untuk itu para pemerhati dan pecinta situs bakal menarasikan situs dan ritus dalam spirit rohani yang akan dikemas dalam wujud pameran foto, lukisan dan video. Adalah para pecinta situs yang tergabung dalam wadah Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ) Bali, akan menggeber pameran situs berjudul "Tiga Wilayah Rohani Bali" yang akan dilaksanakan di Denpasar Art Space (DAS) Denpasar, 25 April hingga 9 Mei 2019.
Ketua BPJ Bali Made Bakti Wiyasa menyampaikan, pameran ini tercetus setelah melewati perjalanan cukup panjang. Pameran ini, kata dia merupakan bagian dari upaya membangkitkan kesadaran masyarakat Bali, yang peduli terhadap nilai-nilai atau spirit kawasan warisan leluhur kita, dimana munculnya peduli situs, berawal dari kekhawatiran maraknya pembongkaran kawasan suci yang notabene masyarakat memperbaiki namun tanpa dibekali pengetahuan.

"Tidak memperhatikan nilai situs tersebut yang seharusnya bisa dilakukan lewat restorasi, bukan mengganti dengan bahan baru saja, ini sangat mengkhawatirkan peradaban leluhur kita," ujarnya, belum lama ini.
Moto "Cintai Heritage Nusantara", Salam Situs - Ritus Lestari digunakan sebagai narasi dalam wacana ngentenin, nangiang, ngengehang, membangkitkan rasa cinta pada warisan budaya leluhur, membangkitkan gerak nyata untuk mempertahankan akar peradaban Bali.
Wacana kelestarian dan penguatan akar peradaban sebagai sumber jati diri bangsa, sumber nilai-nilai cinta kenusantaraan, digemakan secara intens anak-anak muda Bali untuk mendukung pemerintah dalam pemajuan kebudayaan sesuai undang – undang cagar budaya No. 11 tahun 2010.
"Anak-anak muda, Bali heritage lover adalah kumpulan para pecinta situs kuno yang merapikan geraknya secara resmi dan membetuk Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ)," ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut akan ada ratusan karya berupa foto, lukisan yang akan disuguhkan untuk kembali memperkenalkan nilai warisan luhur budaya Bali kepada masyarakat.
"Pameran ini mendapat dukungan positif dari berbagai pihak terutama pemerintah daerah dan berbagai persiapan pameran sedang dilakukan para pecinta situs, semoga pada saat digelar masyarakat bisa saling berbagi dan mempelajari spiritnya," tambahnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, Jro Mangku Sara selaku pegiat situs menambahkan, pameran ini bertujuan untuk kembali mengingatkan spirit rohani yang bisa digali dari setiap situs yang ada.
Sementara itu, Jro Mangku Sara selaku pegiat situs menambahkan, pameran ini bertujuan untuk kembali mengingatkan spirit rohani yang bisa digali dari setiap situs yang ada.
"Jadi simbol - simbol dalam berbagai wujud di setiap bangunan, baik candi, Pelinggih, bale itu bukan seni semata, melainkan banyak tata cara yang menjelaskan fungsinya, yang di Bali kita mengenal konsep tatwa, etika dan upacara, jadi spiritnya banyak yang belum dipahami," ucapnya.
Belakangan ini, menurutnya terjadi pemaknaan desa mawacara, atau desa kala Patra yang kian kabur. "Kenyataannya, kita di Bali upaya penyeragaman terjadi, ini yang mau kita ingatkan kembali, bicara tanah Bali (karang) tentu berbeda antara wilayah satu dengan wilayah lainya, untuk itu secara bertahap kita bersama-sama mengajak kesadaran semua elemen masyarakat, akademisi, mahasiswa, desa Pakraman, para pemangku agar memahami peradaban Bali sebenarnya," ungkapnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8519 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5866 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3681 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2510 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026