Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Pemdes Sepang dan Warga Sepakat Larang Tajen
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Desa Sepang dan Desa Pakraman Sepang beserta warga setempat membuat kesepakatan untuk penolakan gelaran tajen atau judi sabung ayam di wlayah desa setempat. Alasannya, arena tajen berpotensi kuat menjadi lokasi penyebaran virus Covid-19 karena tidak ada penerapan protokol kesehatan.
Isi kesepakatan itu diantaranya, pertama, secara bersama-sama berperan aktif dalam upaya pendisiplinan untuk mencegah dan penanggulangan pandemi Covid 19. Kedua, menolak aksi anarkis dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Ketiga, mendukung sepenuhnya program pemerintah tentang meniadakan segala bentuk perjudian seperti Judi Tajen di desa Sepang, Keempat, mendukung sepenuhnya program pemerintah untuk menggunakan masker dalam penanggulangan Covid-19. Kelima, mentaati semua ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku di desa Sepang dan Negara Republik Indonesia.
Perbekel desa Sepang Putu Agung Mahardika menyampaikan, kesepakatan ini dilakukan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, salah satunya tidak berkerumun.
“Di tempat Tajen biasanya sering terjadi kerumunan, maka kami mendukung program pemerintah untuk tidak ada tajen termasuk di desa Sepang untuk tidak menimbulkan klaster baru mewabahnya covid 19," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Busungbiu AKP Gede Budiarta mendukung upaya dan kesepakatan warga dan pemerintahan desa Sepang agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19. Pihaknya berharap desa lainya bisa mengikuti.
“Harapannya, apa yang telah dilakukan warga dan pemerintahan desa Sepang serta desa adatnya bisa diikuti oleh desa desa lain, tujuannya untuk memutus mewabahnya covid-19,” ujar Budiarta. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 598 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 474 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan