Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pemerintah Agar Tetapkan Letusan Sinabung jadi Bencana Nasional
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gunung Sinabung yang sudah ratusan tahun tidak aktif kini kembali beraksi. Letusan dan erupsi yang tengah terjadi diperkirakan akan berlangsung lama hingga beberapa waktu kedepan. Secara tipe dan karakteristik, letusan ini dikatakan beberapa ahli dan pengamat gunung berapi mirip dengan letusan Merapi. Para calon legislatif (caleg) Demokrat Sumut meminta agar bencana Sinabung jadi bencana alam nasional
Calon Legislatif Partai Demokrat daerah pemilihan Sumut III Edy Ramly Sitanggang mendesak pemerintah untuk menetapkan status bencana alam di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, ini menjadi bencana alam nasional.
"Dengan adanya perubahan status tersebut, otomatis perhatian pemerintah hingga pihak swasta akan lebih banyak lagi dan intensif kepada pengungsi. Status ini tentunya akan mendorong pihak-pihak untuk berupaya maksimal." "Masyarakat sekitar pun jadi lebih peduli dengan kondisi mereka, yang diharapkan akan menstimuli munculnya gerakan bantuan spontanitas dari kalangan masyarakat, ujar Edy yang juga anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat, di Jakarta, Senin (13/1/2014).
Miripnya letusan Gunung Sinabung dengan Merapi bisa dilihat dari gulungan awan panas yang mirip dengan wedus gembel. Juga adanya ledakan gas dan bebatuan serta magma cair. Lalu setelah meledak dan ada suplai magma maka kubah terbentuk kembali dan meledak lagi, begitu seterusnya. Apalagi tipe Sinabung ini justru berada dikerak kontinen yang tebal, membuat Sinabung 'batuk berkepanjangan.
Calon Legislatif Partai Demokrat daerah pemilihan Sumut III lainnya, Ristiawati, pun berucap senada. Menurut politisi Partai Demokrat ini, jika dilihat dari banyaknya korban pengungsian, sesungguhnya bencana ini sudah bisa berstatus bencana alam nasional.
Seperti diketahui hingga kini pengungsi Gunung Sinabung terus bertambah. Hingga Sabtu sore, tercatat ada 25.516 jiwa dari 7.898 Kepala Keluarga yang tersebar di 38 titik.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan