Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 29 September 2026
Pemimpin Pendukung Kebhinekaan Dinilai Wajar Menang Telak di Bali
Sabtu, 20 April 2019,
09:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kemenangan secara telak pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Maruf Amin versi quick count di Bali yang mencapai 90 persen dinilai merupakan hal yang wajar.
[pilihan-redaksi]
Wajar karena Bali sebagai pulau yang memiliki toleransi tinggi pasti akan mendukung pemimpin yang memperjuangkan Kebhinekaan. “Maka tentu saja calon pemimpin yang mendukung kebinekaan akan menang telak di Bali. Bali juga sejak pemilu 2004 selalu menjadi tolok ukur nasional keberhasilan pemilu dengan penghitungan cepat dan bersih. bisa dipahami karena secara geografis Bali sangat mudah terjangkau,” ungkap akademisi dari Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Riniti Rahayu saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/4).
Wajar karena Bali sebagai pulau yang memiliki toleransi tinggi pasti akan mendukung pemimpin yang memperjuangkan Kebhinekaan. “Maka tentu saja calon pemimpin yang mendukung kebinekaan akan menang telak di Bali. Bali juga sejak pemilu 2004 selalu menjadi tolok ukur nasional keberhasilan pemilu dengan penghitungan cepat dan bersih. bisa dipahami karena secara geografis Bali sangat mudah terjangkau,” ungkap akademisi dari Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Riniti Rahayu saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/4).
Riniti yang juga Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali ini menyatakan Bali hanya pulau kecil dan hanya menyumbang suara 2,5%. Namun Bali menjadi lambang toleransi dengan kehidupan keberagaman yang tetap mampu harmonis.
[pilihan-redaksi2]
Menurut aktivis perempuan ini, pemilu Indonesia adalah pemilu yang diakui dunia sebagai pemilu paling rumit di dunia. Sebagai negara demokrasi yang termasuk muda, Indonesia telah berhasil melaksanakan 4 kali pemilu dengan jenis kertas suara lebih dari 2.500 jenis, dengan distribusi pada wilayah geografis yang luas.
Menurut aktivis perempuan ini, pemilu Indonesia adalah pemilu yang diakui dunia sebagai pemilu paling rumit di dunia. Sebagai negara demokrasi yang termasuk muda, Indonesia telah berhasil melaksanakan 4 kali pemilu dengan jenis kertas suara lebih dari 2.500 jenis, dengan distribusi pada wilayah geografis yang luas.
Riniti Rahayu yang juga merupakan Ketua Yayasan Bali Sruti menyebutkan terlepas dari kekurangan penyelenggaraan yang terjadi di setiap pemilu yang masih dapat diantisipasi, rakyat Indonesia sebagai pemilih mempercayai penyelenggara pemilu, dan telah mempunyai kesadaran untuk berpartisipasi menentukan nasib bangsa. Hal ini terlihat dari partisipasi pemilih yang tinggi yaitu lebih dari 80 %.[bbn/mul]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8519 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5866 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3681 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2511 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026