Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Pemkab Buleleng Janji Tuntaskan Tukar Guling Lahan Pura
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng berjanji akan segera menyelesaikan perjanjian tukar guling lahan yang sudah berlangsung sejak 1991 dengan pihak Prajuru Pura Dalem Purwa Desa Adat Penarukan.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan perjanjian itu terjadi saat kepemimpinan Bupati Puti Bagiada. Kala itu, Pemkab Buleleng meminta lahan seluas 1,8 hektar milik Pura Dalem Purwa Penarukan untuk pembangunan Terminal Penarukan.
Sebagai kompensasi, pemerintah berjanji memberikan lahan pengganti seluas 4 hektar di kawasan Lingkungan Lumbanan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, kepada prajuru pura.
Namun hingga kini, lahan yang baru diserahkan ke pihak pura baru seluas 2,8 hektar. Itu pun sertifikatnya masih tercatat atas nama Pemkab Buleleng. Gede Supriatna memastikan pihaknya akan segera menyelesaikan proses administrasi kepemilikan tersebut.
"Segera akan kami balik nama menjadi milik prajuru pura," katanya.
Tak hanya itu, Supriatna menegaskan saat ini pemerintah masih memiliki kewajiban menyerahkan 1,7 hektar lahan lagi sesuai perjanjian. Untuk itu, ia mengaku akan berkoordinasi dengan Gubernur Bali, karena lahan yang tersisa di Lumbanan berstatus sebagai aset milik Pemprov Bali.
"Sebenarnya lahan yang di Lumbanan itu aset milik Pemprov Bali. Jadi segera akan kami koordinasikan dengan Gubernur, agar PR ini dapat segera diselesaikan," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 651 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 610 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 458 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik