Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Pemuda Aniaya Kawan Hanya karena Dendam Lama
BERITABALI.COM, NTB.
AM (27 tahun) pemuda asal Desa Pela Kecamatan Monta Kabupaten Bima, tega menganiaya YAM (39 tahun), kawan lama yang tiga tahun lalu dia ajak merantau bareng di Jakarta.
Baca juga:
36 Orang Tewas Akibat Miras Oplosan
Aksi bacok hingga mengakibatkan korban pingsan, terjadi di lapangan bola desa setempat, Rabu (26/2), sekitar pukul 17.40 WITA.
Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko SIK melalui Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, menyampaikan, dugaan sementara dari motif pembacokan tersebut, lantaran terduga masih menyimpan dendam 3 tahun lalu. Pasalnya tahun 2019 lalu, kata Adib, pada saat korban dan pelaku sedang berada di Jakarta pernah berselisih paham.
Lebih lanjut dituturkan, kasus pembacokan itu bermula ketika korban tengah bermain bola. Sedangkan terduga menjadi salah satu penontonnya. Usai bermain, korban lantas istrirahat di pinggir lapangan.
Saat itulah, kata Adib, terduga dengan tiba-tiba mengambil parang yang didapatinya di lapangan dan menghampiri korban lalu langsung membacoknya.
Akibat bacokan parang, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke PKM Monta guna mendapat perawatan medis. Namun korban yang tak sadarkan diri akibat luka-luka yang dialaminya parah, ia kemudian dirujuk ke RSUD Bima.
“Korban mengalami luka robek pada bagian pipi sebelah kiri (di bawah telinga) dan luka robek pada bagian paha kaki kiri,” kata Iptu Adib, Jumat (28/1).
Sementara terduga yang langsung melarikan diri usai melakukan aksinya, berhasil diamankan polisi bersama Barang Bukti sebilah parang.
“Pukul 18.30 WITA, pelaku berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polsek Monta,” ujar Adib.
Guna proses hukum lebih lanjut, pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut secara resmi di Polsek Monta.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 281 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 197 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 182 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun